Perbaikan jalan dan air bersih jadi fokus pembangunan KEK Bangka Belitung
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, meminta kepada pemerintah pusat untuk menyiapkan infrastruktur dalam pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Bangka Belitung. Setidaknya ada dua infrastruktur yang perlu diperbaiki dan dibangun oleh pemerintah pusat yakni jalan dan air bersih.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, meminta kepada pemerintah pusat untuk menyiapkan infrastruktur dalam pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Bangka Belitung. Setidaknya ada dua infrastruktur yang perlu diperbaiki dan dibangun oleh pemerintah pusat yakni jalan dan air bersih.
"Jalan dan Air saja (infratruktur). Itu dari Jalan Provinsi dan air bersih," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (5/11).
Sementara itu untuk infrastruktur bandara, Erzaldi mengaku sudah tidak ada masalah. Menurutnya, letak Bandara di kedua daerah tersebut tidak terlalu jauh dari rencana pembangunan KEK. Untuk jarak Tanjung Gunung hanya sekitar 7 Kilometer (Km) dari Bandara. Sementara Sungai Liat hanya berjarak 40 Km dari Bandara.
"Bandara sudah pembangunan lagi (pengembangan) Rp 300 miliar," ucapnya.
Seperti diketahui ada dua daerah yang diusulkan untuk dijadikan kawasan KEK oleh pemerintah, yakni Tanjung Gunung dan Sungai Liat. Melaluia kawasan KEK ini diharapkan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di dua kawasan tersebut.
Baca juga:
Wisata olahraga dan MICE bakal dibangun di KEK Bangka Belitung
ITDC disebut tertarik kelola Kawasan Ekonomi Khusus di Bangka Belitung
Dua investor tertarik bangun kawasan ekonomi khusus di Bangka Belitung
Ini kendala pembangunan kawasan ekonomi khusus di Bangka Belitung
Pemerintah usul pembangunan dua kawasan ekonomi khusus di Pulau Bangka