LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Per kuartal III, PLN kucurkan USD 60 miliar bangun infrastruktur kelistrikan

Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto, mengatakan investasi PLN tahun ini akan mencapai USD 80 miliar sampai USD 90 miliar. Besar‎an angka investasi tersebut dibutuhkan setiap tahun sampai 2021. Realisasi investasi PLN sampai kuartal III 2018 mencapai USD‎ 60 miliar

2018-10-24 22:16:59
PLN
Advertisement

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan telah berinvestasi sebesar USD 60 miliar sampai kuartal III 2018. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan di berbagai wilayah di Indonesia.

Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto, mengatakan investasi PLN tahun ini akan mencapai USD 80 miliar sampai USD 90 miliar. Besar‎an angka investasi tersebut dibutuhkan setiap tahun sampai 2021.

"Dibandingkan tahun lalu sama saja. Stabil sampai 2021‎," kata Sarwono, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/10).

Advertisement

Menurut Sarwono, realisasi investasi PLN sampai kuartal III 2018 mencapai USD‎ 60 miliar, uang tersebut digelontorkan untuk membangun infrastruktur kelistrikan, agar kebutuhan listrik dapat dipenuhi.‎ "Investasi sekitar USD 60 miliar. Pokoknya Anda butuh, kami sediakan listrik," tuturnya.

Beban kurs

Sementara terkait dengan pelemahan Rupiah, PLN memperkirakan gagal mengantongi laba bersih sampai akhir tahun ini akibat beban kurs yang semakin berat.

Advertisement

Sarwono mengatakan, melemahnya Rupiah yang sempat menyentuh level Rp 1‎5.200 per USD, membuat laba bersih PLN semakin tergerus. Sebab beban usaha menggunakan dolar AS sedangkan pendapatannya dalam rupiah.

"Nilai kurs Rp 15.200 per USD ikut naik (beban usaha). Tapi kalau berubah lagi, ya pembukuan turun lagi, jadi ini soal pembukuan saja," ‎kata Sarwono.

Menurut Sarwono, PLN hanya akan mencatat laba di sisi operasional, sedangkan pada sisi lain perusahaan listrik pelat merah tersebut mengalami kerugian. "Jadi semuanya ini soal rugi, lihat neracanya. Rugi operasi atau rugi kurs. Kita yang penting untung," tutur Sarwono.

Namun ketika ditanyakan angka kerugian dan untung operasional yang ditanggung PLN, Sarwono belum bisa menyebutkan, sebab angkanya akan terus mengalami perubahan. "Aku bukan ahli nujum. Ini angka berubah terus. Operasionalnya doakan untung. Tarif bagus tapi kita untung (operasional)," ujarnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
25 Hari pengabdian pejuang kelistrikan untuk Sulteng kembali terang
Terapkan B20, PLN evaluasi mesin pembangkit listrik tenaga diesel
Potensi dapat pelanggan besar, PLN target konsumsi listrik tumbuh 6 persen di 2019
Strategi PLN dorong karyawan berinovasi
Penuhi kebutuhan listrik RI, PLN terbitkan Global Bond USD 1,5 miliar
Dibangun sejak 1923, PLTA Bengkok masih tetap berproduksi maksimal
Melihat PLTA Bengkok, pembangkit tertua RI warisan Belanda

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.