Penyaluran BPNT masih temui kendala, Kementerian BUMN berdayakan PT Pos
Namun demikian, di daerah-daerah terpencil, penyaluran BPNT terkadang terkendala dengan masyarakat yang belum paham soal penarikan dana. Oleh sebab itu pihaknya akan memberdayakan PT Pos Indonesia untuk menyelesaikan masalah ini.
Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo memastikan infrastruktur penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah sangat siap. Ini terbukti dari adanya 19.000 agen, 200.000 agen bank dan 900.000 outlet siap melayani ini.
"Ini kita Himbara sudah siapkan (kartu) dan ada agen 19.000 agen, ada 200.000 agen bank serta outlet itu ada 900.000. Jadi dari infrastruktur kartu kita sudah siap," katanya di Kantor BI, Jakarta, Senin (18/12).
Namun demikian, di daerah-daerah terpencil, penyaluran BPNT terkadang terkendala dengan masyarakat yang belum paham soal penarikan dana. Oleh sebab itu pihaknya akan memberdayakan PT Pos Indonesia untuk menyelesaikan masalah ini.
"Selama ini ada kendala di remote area dan kita akan kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Tentu ada kepentingan di daerah, selama ini para penerima BPNT itu mereka juga didampingi untuk ambil di agen bank," ujarnya.
Lanjutnya, soal penerima kartu sendiri sudah ditentukan oleh dinas sosial. Sehingga penyaluran bantuan tersebut sesuai dengan data yang diberi. "Data Kemensos sudah valid di mana yang sudah sesuai baru kita sampaikan," ucapnya
Gatot menegaskan, sebagai pelaksana di lapangan pihaknya mendukung infrastruktur yang ada. Dari sisi perbankan menyiapkan 4 bank himbara yaitu BNI, BRI, Mandiri serta BTN. Sedangkan dari sisi kesiapan penyaluran non-tunai ada Bulog dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).
Baca juga:
Rayakan HUT ke-122, BRI beri beasiswa Rp 25 juta pelajar difabel berprestasi
Pegawai PT KAI dilarang cuti selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru
Pertamina tegaskan Bright Gas tak akan gantikan elpiji 3 Kg
Adhi Karya tawarkan kawasan LRT City Sentul untuk supermarket
Ini strategi Pertamina jamin tak ada kelangkaan BBM dan elpiji Natal & Tahun Baru