LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengusaha truk tolak peningkatan campuran minyak sawit ke solar jadi 30 persen

Kemampuan komponen pembakaran pada mesin kendaraan juga harus diturunkan, agar bisa menyerap solar yang telah tercampur minyak sawit, hal ini membuat peningkatan kadar emisi dari hasil pembakaran mesin, sehingga saat truk melakukan uji KIR tidak lulus.

2018-07-25 14:22:13
ESDM
Advertisement

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia menolak peningkatan campuran minyak kelapa sawit dengan solar menjadi 30 persen (B30). Penolakan ini akan terus digaungkan jika pemerintah tidak memberikan solusi terhadap dampak kebijakan tersebut.

‎Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia, Kyatmaja Lookman mengatakan, ‎penerapan pencampuran minyak sawit dengan solar langsung dirasakan pengusaha truk, sebab membawa berbagai dampak ke kinerja mesin kendaraan.

"Kebijakan ini kita langsung menerima dampaknya. 6.200.000 truk di Indonesia. kalau trialnya 40 ribu kita sudah tau karakteristiknya seperti apa," kata Kyatmaja, di Kantor Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE), Jakarta, Rabu (25/7).

Advertisement

Asosiasi secara tegas menolak pencampuran biodiesel dengan kadar 30 persen, kecuali ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi dampak akibat penerapan kebijakan tersebut. ‎"Posisi kita menolak, kecuali ada solusi dari pemerintah untuk implementasi ini. konsumsi BBM bukan sesuatu yang bisa dihindari, bisa bertambah. Tapi bukannya nanti malah jadi nambah emisi," tuturnya.

Kyatmaja menjelaskan,‎ peningkatan campuran minyak sawit dengan solar berdampak pada kinerja mesin dan menimbulkan pengendapan sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan pada mesin.

Selain itu, kemampuan komponen pembakaran pada mesin kendaraan juga harus diturunkan, agar bisa menyerap solar yang telah tercampur minyak sawit, hal ini membuat peningkatan kadar emisi dari hasil pembakaran mesin, sehingga saat truk melakukan uji KIR tidak lulus.

Advertisement

"Waktu itu, saya coba Isuzu untuk waktu tiga tahun. Common real engine mereka harus mendown grade enginenya ke B20. Jadi target emisi kita harus pertimbangan lagi yang baru 2,6 persen. Lalu pas kita uji coba KIR. KIR itu nggak lulus KIR," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
ESDM: Presiden ingin percepat pencampuran minyak sawit dengan solar jadi 30 persen
BPH Migas yakin kenaikan konsumsi Premium tak membuat kuota BBM penugasan jebol
Penjelasan lengkap Menteri Jonan soal subsidi Solar Rp 2.500 per liter
Perwakilan demo Pertamina tak mau bertemu Wamen Arcandra
Gelar aksi di Kementerian ESDM, pekerja Pertamina minta harga BBM dinaikkan
Protes aturan penetapan harga BBM, ratusan pekerja Pertamina geruduk kantor Jonan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.