LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengusaha teknologi informasi keluhkan pelemahan Rupiah

Soegiharto Santoso menyebut, pelemahan Rupiah secara signifikan berdampak bagi pelaku industri. Sebab, pelaku usaha untuk membeli produk teknologi informasi (TI) masih menggunakan dolar AS.

2018-09-07 11:24:00
Rupiah
Advertisement

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Jumat (7/9). Sempat dibuka menguat, Rupiah melemah ke level Rp 14.890 per USD.

Mengutip data Bloomberg, pagi ini Rupiah dibuka di Rp 14.868 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 14.893 per USD. Setelah itu, Rupiah terus bergerak melemah dan saat ini berada di Rp 14.890 per USD.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (ATIKNAS), Soegiharto Santoso menyebut, pelemahan Rupiah secara signifikan berdampak bagi pelaku industri. Sebab, pelaku usaha untuk membeli produk teknologi informasi (TI) masih menggunakan dolar AS.

Advertisement

"Sangat sangat berdampak ini bagi pelaku usaha," tegasnya saat ditemui di Jakarta.

Dia tidak menampik bahwa saat ini produk-produk TI masih banyak yang diimpor dari luar negeri yang sebagian besar berasal dari China. Untuk itu, dia meminta pemerintah agar tidak terpaku pada mata uang Negara Paman Sam tersebut.

"Kita selalu diatur transaksi dengan USD. Jangan tergantung dengan mata uang USD," kata Soegiharto.

Advertisement

Pelemahan USD terhadap Rupiah ini pun sebetulnya tidak menjadi persoalan apabila setiap transaksi yang dilakukan importir ke beberapa negara bisa dikonversikan kepada mata uang asal negara tersebut.

"Jadi kita menyiasatinya dengan cara saya mengusulkan misalkan belinya di mana langsung tidak perlu dengan USD dong. Kita tidak bergantung semuanya dengan USD karena kan semua belanja ke negara apapun sudah diatur kan bahwa dengan USD padahal ngapain loh?," jelasnya.

Apabila hal tersebut dapat diterapkan maka akan di sambut gembira oleh beberapa negara lain. "Kalau dengan China misal kita ngomongin itu terus disambut gembira mereka juga senang dong berarti mata uang mereka kan diterima dimana pun transaksi. Indonesia sudah jalanin, akan menarik nanti Malaysia ikut 'oh menarik" artinya ini sesuatu yang menarik," tandasnya.

Baca juga:
Pemerintah yakin pelemahan Rupiah tak akan berujung pada krisis ekonomi
Ini solusi pelemahan nilai tukar Rupiah versi Hary Tanoesoedibjo
Rupiah bergerak melemah di level Rp 14.890 per USD
Rupiah melemah, Ketua DPR minta OJK, BI dan PPATK awasi spekulan dolar
PSI: Kalau Sandi rupiahkan USD 1.000, itu kecil untuk kelas konglomerat

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.