LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengusaha Indonesia siap serbu pasar Afrika

Nilai perdagangan Indonesia ke Afrika saat ini masih sangat kecil.

2015-04-21 09:51:08
KAA ke-60 Bandung
Advertisement

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia), Suryo Bambang Sulisto optimis pengusaha Indonesia bakal melakukan ekspansi usaha ke negara di Afrika. Pasalnya, potensi Afrika dinilai sangat besar dengan jumlah penduduk yang cukup banyak.

Menurut SBS sapaan akrabnya, potensi bisnis Benua Asia dan Afrika pada 2020 mendatang bisa mencapai USD 1 triliun. Ini menjadi angin segar bagi pengusaha Indonesia yang akan terus mengembangkan bisnisnya.

"Kita prioritaskan negara negara yang tak berkonflik, pedagang itu kan cari tempat yang aman aman saja. Sekarang beberapa negara sudah stabil. Negara yang potensial di Afrika itu ada Nigeria, jadi yang penduduknya besar," ucap SBS di Jakarta, Selasa (21/4).

Advertisement

SBS menyebut, nilai perdagangan Indonesia ke Afrika saat ini masih sangat kecil. Potensi ke depan, angka ini bisa ditingkatkan dua atau tiga kali lipatnya. Namun sayang, SBS tidak menyebut berapa nilai perdagangan Indonesia ke Afrika secara riil.

"Saya kira yang penting harus ada itikad yang lebih menyerang jangan bertahan terus karena pasar kita yang diserang terus sama negara negara lain. Kita juga harus berbisnis secara ofensif, ini yang diperlukan perubahan mental kita. Jangan hanya memikirkan daerah daerah yang dekat dekat kita saja, tetapi daerah yang memiliki pasar yang cukup menjanjikan seperti Afrika Selatan, Nigeria ini kita perlu kita tingkatkan ke negara negara tersebut," katanya.

Pengusaha Indonesia bisa meningkatkan perdagangan ke negara di Afrika melalui sektor yang sangat dibutuhkan di sana. Salah satunya adalah komoditi kelapa sawit, karet, batu bara dan sebagainya.

Advertisement

"Tetapi kemungkinan produk produk industri itu cukup menjanjikan seperti tekstil, elektronik, sepatu dan otomotif yang cukup menjanjikan. Kalau mau itu ada baiknya juga, yang penting produk produk kita harus bisa diterima oleh selera mereka, perlu juga market research pendalaman strategi kita menembus pasar pasar baru ini," tegas SBS

"kita belum terlambat, tetapi kita harus ubah sikap kita dengan melihat pasar pasar yang selama ini belum mendapat perhatian kita. Afrika ini cukup besar, jangan ketinggalan dan kita diserbu terus, harus sebaliknya dong kita menyerbu mereka," tutupnya.

Baca juga:
Menko Maritim fokus bahas pemberdayaan laut dan samudera di KAA
Ridwan Kamil: Warga boleh dadah-dadah ke peserta KAA
Presiden Jokowi bicara soal bisnis di Konferensi Asia Afrika
Di sela KAA, Jokowi dan PM Palestina bahas kemerdekaan
Jokowi tawarkan Kamboja beli seragam dan senjata dari Indonesia
Kapolri minta jangan remehkan ancaman jelang KAA
Asia Afrika makin berperan dalam ekonomi dunia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.