LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pengamat: Kenapa Presiden Jokowi terlalu cinta sama Arcandra Tahar?

"Saya jujur tidak terlalu kenal beliau. Karena beliau juga dari profesional, bukan partai. Namun ini tantangannya, posisi beliau sebagai wamen, untuk ke depannya dia harus bertanggung jawab ke menteri."

2016-10-15 19:03:00
Arcandra Tahar
Advertisement

Direktur Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa merasa heran dengan keputusan Presiden Joko Widodo memasukkan kembali Arcandra Tahar ke dalam kabinet. Padahal, Arcandra sudah melakukan kesalahan yang melanggar konstitusi.

Fabby menduga, ada karakter dan intelektualitas yang disenangi Jokowi kepada Arcandra. Hanya saja, dia meragukan kemampuan mantan presiden Petroneering tersebut.

"Saya sebetulnya ingin melontarkan pertanyaan yang sama, kenapa Presiden Jokowi ini nampaknya terlalu cinta dengan Arcandra? Sehingga dia dimasukkan lagi di kabinet? Ya mungkin presiden menganggap dia pintar, engineer yang baik, tapi apakah berkualitas di birokrasi? Ini belum tentu bisa jadi pejabat publik yang baik," ujarnya dalam diskusi di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Sabtu (15/10).

Advertisement

Fabby mengakui, dia tidak mengenal betul siapa Arcandra Tahar. Namun demikian, dia berharap Arcandra dapat bertanggung jawab dengan baik kepada Menteri ESDM, Ignasius Jonan, dengan tugas-tugasnya dalam melakukan reformasi di sektor energi.

"Saya jujur tidak terlalu kenal beliau. Karena beliau juga dari profesional, bukan partai. Namun ini tantangannya, posisi beliau sebagai wamen, untuk ke depannya dia harus bertanggung jawab ke menteri, tahu akan tugas-tugas dan menunjukkan kredibilitasnya, agar figur itu terbentuk," kata dia.

Selain itu, Fabby juga mengingatkan agar nantinya keberadaan Wakil Menteri di Kementerian ESDM tidak membuat kewenangan yang bertumpuk. Sebab, presiden Jokowi telah mempercayakan ESDM untuk dipimpin oleh 2 orang.

Advertisement

"Ini dugaan saya, kalau saya liat pembentukan wamen sekarang, ‎ini bentuk kompromi, tentunya, presiden punya keinginan untuk kementerian tersebut punya tata kelola yang baik di semua sektor, ‎asalkan jangan sampai ada kewenangan yang bertumpuk nantinya," tutupnya.

Baca juga:
DPR: Jokowi sudah tepat pilih Jonan-Arcandra kelola Kementerian ESDM
Anggota DPR ini kaget Jokowi tunjuk Jonan-Arcandra kelola ESDM
Gagal paham anggota DPR Jokowi pilih Jonan & Arcandra buat ESDM
Jonan tunggu arahan Luhut tetapkan program prioritas ESDM
5 Fakta anyar duet Jonan-Arcandra kelola ESDM

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.