LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Penerimaan pajak 2019 ditarget tumbuh 16 persen

Dalam kesempatan yang sama, Robert kembali mengungkapkan, catatan penerimaan pajak hingga 30 September 2018 telah mencapai Rp 900,82 triliun. Jenis pajak utama tumbuh positif, seperti Pajak Penghasilan (PPh) 21 atau yang dibayarkan oleh karyawan meningkat, sebesar 16,92 persen.

2018-10-23 21:07:04
Pajak
Advertisement

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menargetkan penerimaan pajak negara pada 2019 mendatang bisa tumbuh hingga 16 persen. Target tersebut kini tengah dimatangkan bersama pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

"Perlu saya sampaikan, untuk tahun 2019, target penerimaan negara itu sedang digodok di DPR, kelihatannya sudah disetujui untuk tahun 2019. Target penerimaan direktorat penerimaan pajak akan tumbuh kurang lebih sekitar 16 persen," sebut Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan, dalam sesi diskusi di KPP Madya Jakarta Timur, Jakarta, Selasa (23/10).

Dalam kesempatan yang sama, Robert kembali mengungkapkan, catatan penerimaan pajak hingga 30 September 2018 telah mencapai Rp 900,82 triliun. "Angka ini setara 63,26 persen dari target penerimaan pajak APBN 2018 yang sebesar Rp 1.424 triliun," jelasnya.

Advertisement

Jumlah tersebut, sebutnya, juga menunjukan pertumbuhan yang bagus, lantaran meningkat sekitar 16,87 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu yang Rp 770,8 triliun. "Kalau tidak melihat dampak tax amnesty (Januari-Maret 2017), tumbuhnya lebih besar, bisa 18,7 persen," tambah dia.

Secara umum, dia juga melaporkan, jenis pajak utama tumbuh positif, seperti Pajak Penghasilan (PPh) 21 atau yang dibayarkan oleh karyawan meningkat, sebesar 16,92 persen.

"Yang menggembirakan itu PPh badan, menyumbang Rp 175,30 triliun dan tumbuh 25,01 persen. Yang sedikit melambat PPN DN (Pajak Pertambahan Nilai Dalam Negeri), tumbuh 8,22 persen sebesar Rp 206,40 triliun," tutur dia.

Advertisement

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kubu Prabowo-Sandi kritik kebijakan kenaikan tarif impor Jokowi tak efektif
Di 2015 nihil, insentif tax holiday tahun ini diserbu 8 investor
KPK resmi tahan Kepala KPP Pratama Ambon La Masikamba
Menguak skandal pajak sang presiden
4 Respons Sri Mulyani saat KPK kembali tangkap pegawai pajak
KPK tetapkan kepala antor pajak Ambon La Masikamba tersangka suap
KPK tangkap tangan petugas pemeriksa pajak Maluku-Papua

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.