LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Penerbitan Surat Berharga Syariah Negara Serap Dana Rp10 Triliun

Jumlah dimenangkan untuk seri SPNS11052021 sebesar Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,02688 persen.

2020-11-10 16:27:32
Kemenkeu
Advertisement

Pemerintah menyerap dana Rp10 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp22,63 triliun.

Keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima menyebutkan, hasil lelang sukuk ini memenuhi target indikatif Rp10 triliun.

Jumlah dimenangkan untuk seri SPNS11052021 sebesar Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,02688 persen.

Advertisement

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 11 Mei 2021 ini mencapai Rp2,1 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 3 persen dan tertinggi 4,25 persen. Jumlah dimenangkan untuk seri PBS027 sebesar Rp1,15 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,45827 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2023 ini mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 4,4 persen dan tertinggi 4,68 persen.

Untuk seri PBS026, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,6 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,12974 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024 ini mencapai Rp5,4 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 5,09 persen dan tertinggi 5,5 persen.

Advertisement

Untuk seri PBS025, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,9 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,81602 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2033 ini mencapai Rp5,06 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 6,71 persen dan tertinggi 7,25 persen.

Untuk seri PBS028, jumlah dimenangkan mencapai Rp4,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,3176 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046 ini mencapai Rp8 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,28 persen dan tertinggi 7,5 persen.

Sebelumnya, pada Selasa (27/10), pemerintah menyerap dana Rp12,35 triliun dari lelang lima seri sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp20,9 triliun.

Baca juga:
5 Fokus Reformasi Ekonomi Pemerintah di Tengah Pandemi Covid-19
Menteri Sri Mulyani Ungkap Alasan UU Cipta Kerja jadi Penggerak Pemulihan Ekonomi
Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2020 Menunjukkan Pemulihan
Sri Mulyani: Dampak Covid-19 di Indonesia dan Asia Lebih Baik Dibanding Eropa
Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Berbagai Negara Mulai Mengalami Perbaikan
Sri Mulyani: Efektivitas Vaksin Covid-19 Pfizer Beri Sentimen Positif ke Dunia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.