Penduduk berharta Rp 14,7 M diprediksi tumbuh 10 persen tiap tahun
Mengacu pada laporan Credit Suisse Research Institute pada 2017 tercatat sebanyak 111.000 penduduk Indonesia masuk dalam kategori HNWI dengan aset di atas USD 1 juta. Menurut data Capgemini, jumlah populasi masyarakat HNWI di Indonesia naik 13,7 persen pada 2016. Jumlah kekayaan HNWI Indonesia juga tumbuh 14,3 persen.
Populasi orang kaya Indonesia yang masuk kategori high net worth individuals (HNWI) atau orang yang memiliki aset finansial minimal USD 1 juta atau Rp 14,7 miliar (1 USD=Rp 14.703) diprediksi tumbuh 10 persen per tahunnya. Mengacu pada laporan Credit Suisse Research Institute pada akhir 2017 tercatat sebanyak 111.000 penduduk Indonesia masuk dalam kategori HNWI dengan aset di atas USD 1 juta.
Laporan serupa juga pernah disampaikan oleh Capgemini, Perusahaan Multinasional asal Perancis. Menurut data Capgemini, jumlah populasi masyarakat HNWI di Indonesia naik 13,7 persen pada 2016. Jumlah kekayaan HNWI Indonesia juga tumbuh 14,3 persen di 2016.
Co-founder Bareksa.com, Karaniya, mengatakan terdapat peluang pertumbuhan bagi industri financial technology (fintech) di segmen nasabah HNWI. "Selama ini ada stigma bahwa perusahaan teknologi di bidang keuangan hanya bisa memiliki segmentasi terbatas di masyarakat segmen menengah ke bawah atau middle – low. Padahal, pertumbuhan populasi masyarakat menengah ke atas di Indonesia justru semakin meningkat," tuturnya di acara peluncuran Bareksa Prioritas, Jakarta, Kamis (30/8).
Maka dari itu, Bareksa saat ini mengincar peluang pengelolaan dana dari para orang kaya tersebut. "Jadi di sinilah kami melihat peluang untuk memfasillitasi akses mereka terhadap investasi, khususnya wealth management, yang terintegasi dengan teknologi digital dan internet," tutupnya.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Strategi Bos Bappenas jadikan RI negara dengan PDB terbesar di 2045
Pemerintah usulkan proyek ini untuk dibiayai Asian Infrastructure Investment Bank
SIMP bangun pabrik kakao Rp 514 M, ditarget rampung akhir 2019
Wapres JK minta Pertamina tingkatkan investasi di dalam negeri
Bappenas buat kajian perpanjang rute MRT hingga Tangerang Selatan
LIPI nilai keberadaan KEK belum berikan manfaat signifikan, ini sebabnya
Revisi aturan baru berlaku dikhawatirkan ancam kepastian investasi di Indonesia