LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pendiri AISA Laporkan Pihak yang Sebarkan Laporan EY

"Saya mewakili seluruh pemegang saham dan semua stakeholders melaporkan pihak yang menyebarkan laporan audit investigasi EY dan juga EY sebagai Auditor dan KAP."

2019-04-02 17:13:04
bursa saham
Advertisement

Pendiri sekaligus pemegang saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), Joko Mogoginta melaporkan pihak yang dinilai menyebarkan laporan audit investigasi yang diterbitkan oleh auditor dan KAP internasional Ernst & Young (EY) ke Direktorat Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya.

"Saya mewakili seluruh pemegang saham dan semua stakeholders melaporkan pihak yang menyebarkan laporan audit investigasi EY dan juga EY sebagai Auditor dan KAP," kata Joko dalam siaran pers, Selasa (2/4).

Joko mengatakan, penyebaran laporan ini jelas membuktikan bahwa tujuannya bukanlah untuk melindungi perseroan seperti yang diklaim selama ini. Joko mengatakan, bertepatan dengan penyebaran laporan audit investigasi EY tersebut, pihaknya tengah dalam tahap final proses negosiasi damai yang notabene diminta oleh pihak yang menyebut dirinya manajemen baru perseroan.

Advertisement

Dia menambahkan, dari tiga poin utama perdamaian, poin pertama yaitu permintaan agar Joko Mogoginta menyetujui dan mengesahkan penyelenggaraan RUPS Luar Biasa tanggal 22 Oktober 2018 lalu belum disetujuinya.

"Artinya mereka sendiri masih meragukan keabsahan RUPSLB yang mereka jadikan dasar untuk mengambil alih kendali perseroan. Lalu tiba-tiba disebar laporan audit investigasi ini yang tujuannya untuk melemahkan posisi tawar kami. Bisa disimpulkan itu hanya bertujuan untuk menyudutkan manajemen yang sah," jelas Joko.

Sama dengan berbagai kericuhan dan kekacauan yang dibuat oleh pihak yang sama, yang diduga didukung atau bahkan mewakili salah satu pemegang saham asing termasuk penolakan Laporan Keuangan Perseroan (Audited) 2017 di RUPS Tahunan, penyelenggaraan RUPS LB,dan sekarang menyebarkan laporan EY ini, semuanya sangat merugikan manajemen yang sah, mendiskreditkan pendiri Tiga Pilar Sejahtera Food, yaitu Joko Mogoginta dan nyata-nyata merupakan fitnah dan pembunuhan karakter terhadap Joko Mogoginta serta semua anggota jajaran manajemen lama lainnya.

Advertisement

"Sebagai pendiri dan pimpinan yang membesarkan TPSF selama ini, saya tidak bisa lagi membiarkan saja Perseroan diacak-acak dan dihancurkan orang lain. Apalagi pihak asing. Semoga perlawanan ini menjadi titik balik awal kita mengembalikan TPSF sebagai perusahaan produsen beras terbesar dan produsen makanan terbaik dan paling berkontribusi terhadap sektor pangan nasional," katanya.


Baca juga:

Lewat MOST Learning, Mandiri Sekuritas Edukasi Pasar Modal ke Anak Muda
Buka Rekening Makin Cepat, Mandiri Sekuritas Target Nasabah Baru Tumbuh 30 Persen
MUI Beri Fatwa Syariah Pada Proses dan Layanan Jasa KSEI
Februari 2019, OJK Catat Industri Jasa Keuangan Terus Tumbuh Positif
BEI: Baru 140 Emiten Laporkan Kinerja Keuangan
Saratoga Investama Raup Dividen Rp 900 Miliar

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.