Pemkab Konawe Gelar Pangan Murah di 11 Titik Strategis Jelang Ramadhan
Pemerintah Kabupaten Konawe menghadirkan program pangan murah di 11 lokasi strategis menjelang Ramadhan 2026. Inisiatif ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah, memastikan kebutuhan pokok warga terpenuhi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), meluncurkan program pangan murah di 11 titik strategis. Program ini bertujuan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Inisiatif ini merupakan bentuk intervensi pasar yang dilakukan Pemkab Konawe untuk menjaga stabilitas harga. Langkah tersebut juga diharapkan mampu menekan laju inflasi daerah di tengah peningkatan permintaan masyarakat akan bahan pokok.
Gerakan pangan murah ini akan berlangsung dari tanggal 13 Februari hingga 15 Maret 2026. Pelaksanaannya tersebar merata di berbagai pasar dan wilayah strategis di Konawe, memberikan akses mudah bagi seluruh warga.
Intervensi Pasar di Sebelas Lokasi Strategis
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, menyatakan bahwa kegiatan pangan murah ini akan dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah. Selain di Pasar Asinua, titik pelaksanaannya mencakup Pasar Wawotobi, Lambuya, Onembute, dan Amonggedo.
Lokasi lain yang juga menjadi fokus program ini adalah Pondidaha, Sampara, Puriala, Wonggeduku, Abuki, hingga Meluhu. Penentuan lokasi-lokasi ini dilakukan untuk memastikan jangkauan distribusi yang luas dan merata kepada masyarakat.
Gerakan pangan murah ini dijadwalkan berlangsung selama lebih dari sebulan, tepatnya dari 13 Februari hingga 15 Maret 2026. Selama periode tersebut, berbagai komoditas pokok akan tersedia dengan harga di bawah pasar.
Komoditas Unggulan dengan Harga Terjangkau
Pada peluncuran perdana program pangan murah ini, pemerintah menyalurkan sedikitnya 5 ton beras SPHP. Beras tersebut dibanderol dengan harga Rp58 ribu per karung, menawarkan keringanan signifikan bagi warga.
Selain beras, masyarakat Konawe juga dapat memperoleh Minyak Kita dengan harga Rp15 ribu per liter, serta telur ayam seharga Rp57 ribu per rak. Ketersediaan komoditas ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.
Bupati Yusran Akbar memastikan bahwa stok kebutuhan bahan pokok akan tercukupi dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Konawe. Ketersediaan ini dijamin hingga perayaan Idul Fitri, memberikan rasa aman bagi warga.
Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Ketahanan Pangan
Pemkab Konawe akan selalu melakukan koordinasi intensif bersama Kementerian Pertanian melalui pertemuan virtual. Koordinasi ini penting untuk menyinkronkan kebijakan penguatan stok pangan daerah dengan program ketahanan pangan nasional.
Bupati Yusran Akbar berharap masyarakat dapat memanfaatkan 11 titik pangan murah ini dengan bijak. Pemanfaatan yang efektif diharapkan dapat meredam gejolak harga di pasar tradisional secara efektif selama Ramadhan dan Idul Fitri.
Untuk memastikan gerakan pangan murah tersebut tepat sasaran, Bupati Konawe Yusran Akbar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) rutin meninjau pelaksanaannya. Peninjauan ini dilakukan di seluruh 11 titik yang telah ditentukan.
Sumber: AntaraNews