LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah targetkan Jembatan Surabaya di Lombok rampung akhir tahun

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jembatan Surabaya yang menghubungkan Lombok Timur menuju Lombok Tengah. Jembatan sepanjang 40 meter ini ditargetkan rampung pada 17 Desember 2018.

2018-10-17 21:27:53
Kementerian PUPR
Advertisement

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jembatan Surabaya yang menghubungkan Lombok Timur menuju Lombok Tengah. Jembatan sepanjang 40 meter ini ditargetkan rampung pada 17 Desember 2018.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jembatan tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 31 miliar. Kini, pengerjaannya telah mencapai 78 persen.

"Anggarannya Rp 31 miliar, sekarang 78 persen akan selesai akhir Desember ini. Yang lama kan karena dia menikung, ini kita luruskan dengan lebar," ujar Basuki saat meninjau pengerjaan Jembatan Surabaya di Lombok, Rabu (17/10).

Advertisement

Basuki mengatakan, dengan dibangunnya jembatan tersebut maka akses masyarakat akan lebih mudah dan efisien. Dia menjamin, dengan adanya jembatan ini lalu lintas akan semakin lancar.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IX Mataram Budiamin mengatakan, pengerjaan jembatan ini dilakukan sejak Maret 2018. Panjang jembatan sebesar 40 meter dengan lebar mencapai 14 meter.

"Panjangnya, 40 meter dan lebar 14 meter. Tujuannya, kalau kita lihat tadi dengan jalan yang ada itu, sekarang kan terlalu banyak tikungan. Jadi lebih mengarah kepada safety nya. Karena ini sudah dalam kota. Jadi sekarang dibuat menjadi 4 lajur tadinya 2 lajur sempit. Jadi untuk meningkatkan kapasitas lalulintas," jelasnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Budiamin mengatakan, pembangunan jembatan ini banyak menggunakan tenaga kerja dalam kota. Sementara, untuk kebutuhan tertentu mengandalkan teknisi spesialisasi khusus dari luar daerah.

"Pekerjanya membutuhkan teknis yang khusus itu masih tenaga luar yang butuh keahlian khusus. Tapi untuk yang biasa menggunakan lokal semua," tandasnya.

Baca juga:
Menteri Basuki tinjau pembangunan rumah bantuan di Lombok
Alasan proyek kereta Sulsel dan Bandara Labuan Bajo laku di pertemuan IMF-World Bank
PUPR dorong pemakaian baja lokal dalam pembangunan infrastruktur
PUPR minta dukungan TNI kerjakan trans Mentawai
Bertemu Luhut, Pemda Sumbar usulkan tambahan proyek infrastruktur di 2019

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.