LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah Suntikan Modal ke BPUI Rp 6 Triliun

Pemerintah memberikan tambahan modal kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) sebesar Rp 6 triliun. Aturan mengenai pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2020 yang sudah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi).

2020-12-27 15:30:00
Penyertaan Modal Negara
Advertisement

Pemerintah memberikan tambahan modal kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) sebesar Rp 6 triliun. Aturan mengenai pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2020 yang sudah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Nilai penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud sebesar Rp 6 triliun," pada pasal 2 dikutip merdeka.com, Minggu (27/12).

Penambahan modal tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN) Tahun Anggaran 2020. Sebagaimana ditetapkan kembali dalam Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020.

Advertisement

Sebelumnya diketahui pemerintah juga telah menyuntikan modal kepada PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp7,5 triliun. Kemudian pemerintah juga berencana akan menyuntikan modal kepada 12 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan nilai anggaran mencapai sebesar Rp104,38 triliun. Anggaran tersebut akan masuk ke dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) pasca Covid-19.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, suntikan modal tersebut akan dibagi menjadi beberapa bagian. Yakni dapat berupa dana talangan, Penyertaan Modal Negara (PMN), hingga kompensasi kepada perusahaan plat merah tersebut.

Untuk dana talangan, ada lima BUMN yang akan mendapatkan dana tersebut, yakni PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp8,5 triliun, Perum Perumnas (Persero) Rp650 miliar, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Rp3,5 triliun.

Advertisement

Ada juga PT Perkebunan Nusantara (Persero) sebesar Rp4 triliun serta PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebesar Rp3 triliun. Untuk Perum Bulog, akan diberikan Rp10,5 triliun dana tambahan dalam bentuk bantuan sosial (bansos).

"Total dukungan pemerintah kepada BUMN itu sebanyak Rp104,38 triliun dan untuk dalam bentuk above the line dan Rp44,92 triliun dalam bentuk below the line. Sehingga total Rp149,2 triliun," ujarnya dalam video conference, di Jakarta, Senin (18/5).

Baca juga:
KAI Tambah Layanan Rapid Test Antigen 10 Stasiun, Cek Daftarnya
Mulai Hari Ini, Bandara Soekarno-Hatta Buka Layanan Tes Covid-19 untuk Umum
Selama Periode Natal 2020, Kapal PT Pelni Layani 151.882 Penumpang
H+1 Natal 2020, KAI Telah Angkut 291.366 Penumpang
APII Tegas Larang Karyawan Terima Hadiah Saat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021
Bank Syariah Indonesia Fokus Utamakan Nasabah dan Pelaku UMKM

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.