LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah siapkan draf resmi jelang berunding dengan Uni Eropa

Draf ini akan berisi provosi akses pasar, fasilitas, kerja sama ekonomi dan peningkatan kapasitas.

2016-03-11 15:33:26
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Pemerintah tengah mempersiapkan draf (scoping paper) guna melakukan perundingan dengan Uni Eropa terkait Comprehensive Economic Partnership Agreement (EU CEPA). Secara umum, draf ini akan berisi provosi akses pasar, fasilitas, kerja sama ekonomi dan peningkatan kapasitas.

Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi mengatakan teknis draf tersebut mencakup provosi perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi, pengadaan barang, hak kekayaan intelektual, hingga kebijakan persaingan usaha.

"Sebelum negosiasi mulai, kita harus sepakat dengan scoping papernya. SP akan dijadikan acuan bagi kedua belah pihak sepakat memulai negosiasi. Jadi kita baru membahas elemen-elemen yang ada di dalam SP yang sebenarnya SP dengan UE sudah ada. Jadi sekarang kita cocokkan antara apa yang mereka minta dengan apa yang kemungkinan bisa kita sepakati," ujar Retno di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (11/3).

Advertisement

Sementara itu, Menko Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan pihaknya bersama dengan Kementerian dan Lembaga terkait tengah fokus untuk menyeragamkan pemahaman dalam perjanjian CEPA Indonesia dengan Uni Eropa.

"Hari ini kita fokus membahas scoping paper, agar dalam waktu yang relatif pendek ini, kita memiliki pandangan yang sama," kata Darmin.

Sekedar informasi, scoping paper akan menjadi benchmark dan bahan acuan yang akan diajukan dalam perundingan CEPA. Scoping paper ini bersifat non legally binding yang tidak akan disengketakan dan bersifat aspirasi, belum masuk ke dalam detil perjanjian tersendiri.

Advertisement

Baca juga:
Indonesia butuh 3 tahun masuk ke pasar bebas Eropa
Indonesia tidak akan melepas hubungan dagang dengan Israel
Yordania tertarik bangun pabrik pupuk dan kelapa sawit
Putri Belgia promosikan cokelat dan bir ke Indonesia
Genjot ekspor Eropa dan Timteng, Turki jadi batu loncatan

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.