LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pemerintah diminta gelontorkan stok beras stabilkan harga

Ketua Koperasi Beras Cipinang, Zulkifli Rasyid menyatakan, kenaikan harga beras medium dalam beberapa waktu terakhir dikarenakan minimnya stok di pasaran. Untuk itu, dia meminta pemerintah segera menggelontorkan stok yang dimiliki Perum Bulog.

2018-11-09 20:52:11
Harga Pangan
Advertisement

Ketua Koperasi Beras Cipinang, Zulkifli Rasyid menyatakan, kenaikan harga beras medium dalam beberapa waktu terakhir dikarenakan minimnya stok di pasaran. Untuk itu, dia meminta pemerintah segera menggelontorkan stok yang dimiliki Perum Bulog.

Dia mengungkapkan, sebelumnya pemerintah mengaku memiliki stok sebanyak 1,5 juta beras medium di gudang-gudang milik Bulog. Di tengah kenaikan harga, seharusnya stok tersebut bisa segera digelontorkan ke pasar.

"Sekarang itu tinggal bagaimana pemerintah mengatasi kekurangan beras medium,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (9/11).

Advertisement

Zulkifli menjelaskan, yang sebenarnya terjadi di lapangan saat ini yaitu para pedagang banyak menerima pesanan beras medium, padahal stoknya sudah hampir kosong. Saat ini, para pedagang menyiasati pasokan dengan mencampur antara beras premium seharga Rp 9.500 per kilogram dengan beras menir yang harganya Rp 7.000 per kilogram.

"Itu juga permintaan pembeli, dan harganya Rp 8.500-Rp 8.750 per kg," ungkap dia.

Sementara itu,‎ Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi juga membenarkan jika minimnya stok menjadi penyebab kenaikan harga beras medium. Hal ini berkaitan dengan pasokan dari sentra-sentra produksi beras.

Advertisement

"Stok minim karena jumlah panen beras pada akhir tahun ini sedikit meskipun kualitasnya bagus," jelas dia.

Lantaran jumlah panen sedikit, lanjut dia, harga gabahnya pun melambung. Saat ini, harga gabah untuk beras medium sekitar Rp 5.000 per kg, tidak lagi Rp 3.000 seperti sebelumnya.

"Dengan harga gabah yang melambung berdampak terhadap meroketnya harga beras medium. Untuk sesuai dengan HET agak susah.‎ Untuk menekan harga di pasaran, pemerintah DKI telah meminta kepada Bulog untuk mengguyur pasar dengan beras medium. Di Cipinang itu kebutuhan beras medium 6-7 ribu ton per minggu," tandas dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Jagung Impor bakal di Jual Rp 4.000 per Kg ke Peternak Mandiri
Datangi pasar BSD, Sandiaga sebut harga stabil daya beli menurun
Saling sindir Sandiaga Uno vs Jokowi lewat tempe dan petai
Mentan gandeng Kepala Bulog sidak pasokan beras di Pasar Induk Cipinang
Satgas pangan buru penjual beras premium 'palsu' penyebab harga medium naik

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.