Pemerintah berencana bangun kawasan industri di Raja Ampat
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama BPPT menyusun rencana induk (masterplan) kawasan industri untuk mendukung sektor wisata di Pulau Misool. Sebab, selama ini masyarakat Kepulauan Raja Ampat mengelola sumber daya alamnya secara tradisional, sehingga hasilnya tidak optimal.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyusun rencana induk (masterplan) kawasan industri untuk mendukung sektor wisata kabupaten kepulauan di Papua Barat tersebut, tepatnya di Pulau Misool.
Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan industri akan mengembangkan potensi sumber daya setempat di bidang perikanan, serta perkebunan kelapa dan sagu untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing daerah serta mendukung perekonomian wisata.
Dengan teknologi, Raja Ampat diharapkan dapat sejajar bahkan lebih maju dibanding dengan daerah lainnya di Indonesia. Sebab, jika dilihat dari potensi alam wisatanya, Raja Ampat merupakan yang terbaik di Indonesia.
"Rencananya kawasan ini akan mengelola industri berbasis masyarakat dari hulu ke hilir sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Unggul seperti dikutip Antara, Rabu (14/2).
Kepala Bappeda Raja Ampat Abd Rahman Wairoy mengatakan, selama ini masyarakat Kepulauan Raja Ampat mengelola sumber daya alamnya secara tradisional, sehingga hasilnya tidak optimal. Nantinya, rencana ini akan ditindaklanjuti dengan pengkajian kesiapan infrastruktur dan finansialnya, kemudian disusul penyusunan detil rekayasa desain kawasan industrinya, termasuk kajian kelembagaannya.
"Penduduk kami selama ini menanam sagu, kelapa dan mencari ikan. Kami ingin ekonomi masyarakat meningkat dengan mengelolanya secara maksimal, misalnya sagu dijadikan tepung dan turunannya, kelapa jadi minyak," imbuhnya.
Baca juga:
Ini isi pertemuan Menperin Airlangga dengan British Chamber
Awal 2018, Japfa Comfeed Indonesia lanjutkan program Japfa4Kids
DPR dorong swasta produksi alutsista TNI-Polri
Pengusaha khawatir impor besi dan baja lumpuhkan industri dalam negeri
Komitmen jadi produsen inovatif, Modera Furniture luncurkan logo baru
Menteri Rini minta BUMN bersinergi dongkrak industri alat pertahanan