Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rini minta BUMN bersinergi dongkrak industri alat pertahanan

Menteri Rini minta BUMN bersinergi dongkrak industri alat pertahanan Rini Soemarno. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mendorong enam BUMN yang tergabung dalam industri pertahanan strategis dan teknologi tinggi tak hanya mampu memproduksi alat pertahanan untuk kepentingan komersial, namun juga memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Enam BUMN tersebut, yakni PT Dahana, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT Industri Telekomunikasi Indonesia, PT Len Industri dan PT Industri Nuklir Indonesia.

"Kalau saya melihat dunia, dasar produk pertahanan itu bisa dimanfaatkan dan teknologinya bisa untuk hal-hal komersial," kata Menteri Rini Soemarno di sela acara rapat koordinasi (Rakor) industri pertahanan strategis dan teknologi tinggi di Nusa Dua, Bali, seperti dikutip Antara, Jumat (9/2).

Dengan adanya sinergi tersebut, dia berharap industri pertahanan dalam negeri bisa meningkatkan keuntungannya. Mengingat, sebelum tahun 2017, masih banyak dari perusahaan-perusahaan di sektor pertahanan itu belum bisa menghasilkan untung.

Dia juga meminta agar BUMN sektor pertahanan juga bisa menghasilkan produk yang tidak hanya kebutuhan industri di sektor pertahanan saja, tetapi juga dapat memanfaatkan teknologinya untuk penciptaan lain, sehingga Indonesia menjadi bagian penting dari manajemen perubahan dunia.

Dia berharap industri pertahanan dalam negeri bisa menghasilkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan bagi negara-negara lain, tak hanya produk pertahanan namun juga produk lainnya.

"Kami mau sinergi BUMN ini menghasilkan produk yang memang menjadi kepentingan pertahanan kita, sehingga menjadi mandiri, tetapi juga pada saat sama kita bisa memanfaatkan produk ini untuk hal lain," ujarnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP