Pemerintah bakal buka keran impor gula mentah 945 ribu ton
Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pada April hingga September.
Pemerintah bakal membuka keran impor gula mentah sebanyak 945 ribu ton pada kuartal II-2015. Adapun kuota impor bahan baku gula rafinasi pada tahun ini mencapai 2,8 juta ton.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Partogi Pangaribuan mengungkapkan impor gula mentah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pada April hingga September. Sejatinya, Kemendag telah mengeluarkan rekomendasi impor gula mentah sebanyak 1,576 juta ton untuk periode itu.
"Tetapi setelah lakukan evaluasi, bahwa yang kami akan keluarkan itu hanya 60 persen dari 1,576 juta ton, yaitu jumlahnya 945.643 ton," ujar Partogi di kantornya, Selasa (24/3).
Partogi berdalih, importasi harus dilakukan menjelang Ramadan. Sebab kebutuhan gula melonjak ketimbang bulan biasa.
"Kalau konsisiten dengan kuartal harusnya 50 persen. Tapi untuk kebutuhan puasa, kita naikkan jadi 60 persen," tandasnya.
Baca juga:
KPK sinyalir adanya korupsi impor gula di Kemendag
Menteri Sofyan Djalil dan Saleh Husin sepakat berantas mafia gula
Irjen Kemendag Karyanto Supri sambangi KPK
Menteri Sofyan Djalil dan Saleh Husin ke KPK bahas mafia gula
Menteri Sofyan dan Saleh Husin temui pimpinan KPK bahas niaga gula
Ismed klaim RNI berperan penuhi 20 persen kebutuhan gula di Jawa