Pemerintah bagikan bibit unggul gratis dan intensifikasi lahan genjot produksi beras
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan pihaknya saat ini tengah berupaya untuk meningkatkan produksi beras dalam negeri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan varietas padi berkualitas secara gratis kepada masyarakat. Varietas unggul yang dimaksud adalah IPB3S dan Inpari.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan pihaknya saat ini tengah berupaya untuk meningkatkan produksi beras dalam negeri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan varietas padi berkualitas secara gratis kepada masyarakat.
Varietas unggul yang dimaksud adalah IPB3S dan Inpari. "Kebijakan baru kami adalah semua bibit unggul ini kita beli kurang lebih 3 juta hektar dan dibagikan pada petani secara gratis. Ini yang jangka pendek untuk meningkatkan produktivitas," ungkapnya di sela-sela acara 'Jakarta Food Security Summit 4', di JCC, Jakarta, Kamis (8/4).
Dengan menanam varietas padi unggul ini, kata dia, maka produksi padi dapat meningkat signifikan. "Yang dulunya, 5 ton (per hektar) rata-rata produksi nasional untuk padi. Produktivitasnya yang IPB3S bisa 13,4 ton. Yang dihasilkan oleh kementan (Inpari) bisa 10 ton, 2 kali lipat," jelas Menteri Amran.
Selain itu, rencana jangka pendek yang bakal ditempuh pemerintah adalah dengan cara mengoptimalkan lahan yang sudah ada.
"Jangka pendek mengoptimalkan lahan yang ada. Lahan tadah hujan, biasanya tanam satu kali, bagaimana menjadi dua kali atau tiga kali. Itu ada 50 persen lahan pertanian Indonesia yang menjadi lahan tadah hujan," tandas dia.
Baca juga:
Kementan sebut impor beras dilakukan karena musim panen tak serentak
9 Manfaat sehat saat kamu mengganti konsumsi nasi putih ke nasi cokelat
Mendag pastikan beras impor tak masuk ke sentra produksi dalam negeri
Tiba dari Vietnam, 10.000 ton beras impor cukup penuhi 4 bulan kebutuhan warga NTT
4 Komoditi ini bisa dihasilkan di Indonesia, namun masih diimpor pemerintah
Sidak Bulog Sumbar, Satgas Pangan Mabes Polri pastikan stok beras aman
Masuk masa panen, Mentan Amran sebut harga gabah turun capai 30 persen