Pemerintah ajak swasta danai keikutsertaan Indonesia di World Expo Dubai 2020
Berdasarkan perhitungan saat ini anggaran yang diperlukan untuk mendesain dan membangun paviliun Indonesia di tempat pameran sebesar Rp 400 miliar. Untuk diketahui, luas lahan yang bakal ditempati Indonesia adalah 1.860 meter persegi.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda mengatakan bahwa pemerintah mengajak pihak swasta untuk turut berpartisipasi dalam mendanai pembangunan dan penyelenggaraan Pavilion Indonesia selama Expo 2020 Dubai. Sebab dalam rencana kegiatan tersebut tidak akan menggunakan dana pemerintah.
"Kami membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi dalam Pavilion Indonesia melalui berbagai paket kerja sama sponsor yang menguntungkan kedua belah pihak," kata dia, dalam Konferensi Pers, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (25/10).
Menurut dia, berdasarkan perhitungan saat ini anggaran yang diperlukan untuk mendesain dan membangun paviliun Indonesia di tempat pameran sebesar Rp 400 miliar. Untuk diketahui, luas lahan yang bakal ditempati Indonesia adalah 1.860 meter persegi.
"Dari 1.800 meter itu, biaya yang diperlukan untuk membangun konstruksi dan desain konstruksi dan lepas konstruksi setelah selesai pameran sebesar Rp 400 miliar. Tidak mudah untuk mengumpulkan, diperlukan keikhlasan hati dunia usaha," ujar dia.
"Januari (2019) harus mulai didesain. April mulai dibangun kami perlu sumbangan dunia usaha untuk terlibat dalam world Expo," imbuhnya.
Saat ini, sektor swasta yang sudah menyatakan kesiapannya untuk terlibat adalah PT Astra Internasional. Dalam pameran tersebut Astra akan mengambil posisi sebagai co-sponsor.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan dan partisipasi penuh Astra International untuk mewujudkan kehadiran Indonesia di ajang expo dunia di Dubai 2020," ungkapnya.
"Kami berharap langkah Astra International dapat segera diikuti oleh berbagai perusahaan lain di Indonesia," tutup Arlinda.
Baca juga:
Jokowi buka pameran dagang: Kita punya masalah bertahun-tahun tidak bisa diselesaikan
Pameran dagang terbesar kembali digelar, Jokowi pesan jangan memalukan Indonesia
Lewat ITPC, Kemendag cari investor kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus
Mendag Enggar kaget Rizal Ramli lapor ke KPK soal dugaan korupsi di impor beras
Ikut ajang World Expo 2020 di Dubai, Kemendag siapkan program khusus