Pemerintah ajak Finlandia investasi kembangkan EBT
Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, pemerintah telah menargetkan porsi energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi sebesar 23 persen pada 2025. Untuk mencapai target tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, pemerintah telah menargetkan porsi energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi sebesar 23 persen pada 2025. Untuk mencapai target tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah.
"Kami berusaha mencapai setidaknya 23 persen bauran energi, kami terus melakukan untuk mencapai," kata Jonan, saat membuka forum bisnis Indonesia Findlandia, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (9/10).
Sebagai negara yang berpengalaman dalam mengembangkan EBT, Jonan pun membuka kesempatan ke pengusaha Finlandia untuk berinvestasi mengembangkan EBT di Indonesia.
Jonan menyebutkan, salah satu potensi EBT di Indonesia adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
"Solar PV (PLTS) sangat baik, karena Indonesia adalah negara kepulauan. Silahkan jika ingin mengikuti proses tender," tuturnya.
Selain investasi dalam sisi pengembangan EBT, Jonan pun mengajak perusahaan penyedia jasa keuangan Finlandia, untuk menyediakan pinjaman pengembangan EBT di Indonesia dengan paket bunga pinjaman yang terjangkau. Dia juga mengajak Finlandia melakukan transfer ilmu pengembangan EBT.
"Kami akan minta perusahaan menawarkan paket pertukaran pendidikan agar bisa belajar," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jokowi: Terima kasih atas bantuan Malaysia untuk gempa Lombok & Sulteng
7 Negara di Afrika belajar pemanfaatan nuklir ke Batan
RI-Tanzania kerja sama pemanfaatan teknologi nuklir
Wapres JK dorong BUMN karya masuk pasar Afghanistan
PM Vietnam bakal temui Jokowi bahas peningkatan perdagangan dan investasi