LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pembangunan Kereta Cepat Terhambat Izin Pemda, Menhub Budi Terjunkan Tim Khusus

Indonesia sedang membangun jalur kereta cepat Jakarta-Bandung. Namun demikian, upaya pembangunan ini terganjal oleh izin Pemerintah Daerah. Bupati Bandung Barat, Aa Umbara, enggan mengakomodir proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

2019-07-02 20:06:11
Kereta Cepat
Advertisement

Indonesia sedang membangun jalur kereta cepat Jakarta-Bandung. Nantinya kereta cepat ini memiliki kecepatan hingga 200 kilometer per jam hingga membuat perjalanan dari Jakarta-Bandung hanya memakan waktu 35 menit.

Namun demikian, upaya pembangunan ini terganjal oleh izin Pemerintah Daerah. Bupati Bandung Barat, Aa Umbara, enggan mengakomodir proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Sebab, PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) belum berkomitmen terhadap pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan menindaklanjuti terkait masalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah tersebut. Pihaknya akan menerjunkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan KCIC untuk menyelesaikan.

Advertisement

"Saya akan tugaskan Dirjen Kereta dan Direktur KCIC untuk menyelesaikan masalah ini. Masalah komunikasi saja," tutur Menhub Budi saat ditemui di Kantor Kemaritiman, Jakarta, Selasa (2/7).

Seperti diketahui proyek pembangunan kereta cepat ini dimulai 2018 lalu. Proyek dimulai dari kawasan Halim Perdanakusuma hingga kawasan Tegal Luar, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan catatan merdeka.com, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA sendiri mencatat bahwa konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) telah mencapai 9,2 persen sampai dengan Februari 2019. Perusahaan menargetkan pembangunan KCJB mencapai 55 persen pada tahun ini.

Advertisement

"Kereta cepat itu sekarang progresnya 8 hampir 9,2 persen. Sampai akhir bulan lalu 9,2 persen," ujar Direktur Utama WIKA, Tumiyana.

Pembebasan lahan menjadi salah satu kendala pengerjaan KCJB. Namun kini perkembangan atau progres pembebasan lahan sudah menyentuh 94 persen. Adapun sisanya 6 persen merupakan proses fasos dan fasum.

"Kita pembebasan tanahnya sudah 94 persen. Sekarang sisa yang 6 persen itu adalah fasos dan fasum. Tapi kita coba forecast mudah-mudahan tanahnya bisa rampung sampai dengan awal Juni ini," kata Direktur Utama WIKA, Tumiyana.

Dia menegaskan, sampai dengan hari ini pekerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung masih terus berlangsung.

Baca juga:
Jepang Perkenalkan Kereta Peluru Terbaru, Jadi yang Tercepat di Dunia!
Ridwan Kamil Yakin Kehadiran Kereta Cepat Naikkan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat
Pertama di Asia Tenggara, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditarget Selesai 2020
Perkembangan Terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Sampai Gunakan Bor Raksasa
Kabar Terbaru Pembangunan Kereta Semi Cepat Jakarta - Surabaya
Memantau Pembangunan Terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Mesin Bor Siap, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dikebut

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.