Pembangunan infrastruktur zaman Soeharto lebih maju daripada SBY
Lambannya pembangunan infrastruktur tidak lepas dari campur tangan politik.
Ikatan Ahli Pracetak Prategang Indonesia (IAPPI) tidak menampik pembangunan infrastruktur saat ini sangat berbeda dengan pembangunan infrastruktur di era orde baru lalu atau pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Menurut dia, pembangunan infrastruktur zaman Soeharto lebih berkembang ketimbang zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Sekretaris IAPPI Hari Nugraha Nurjaman melihat, penyerapan anggaran infrastruktur pun lebih efektif pada masa pemerintahan Soeharto ketimbang pemerintahan saat ini. Bahkan, anggaran infrastruktur terserap hampir 80 persen pada masa Soeharto.
"Misalnya kalau ada anggaran Rp 100 triliun untuk infrastruktur, Rp 80 triliun itu terpakai sudah bagus," ujar Hari dalam dalam konferensi pers Concrete Show di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (7/10).
Dia menilai, di masa kepemimpinan Soeharto, kualitas jalan lebih bagus dan pembangunan bergerak cepat. Berbeda dengan saat ini yang perkembangan infrastruktur justru mengalami kemunduran. Dalam pandangannya, lambannya pembangunan infrastruktur tidak lepas dari campur tangan politik.
"Habis masa reformasi, masyarakat bisa menilai toh. Contohnya jalan, yang masyarakat lihat sehari-hari. Apalagi politisinya terlalu gaduh," ucapnya.
Baca juga:
Jokowi harus siapkan dana infrastruktur Rp 6.000 triliun
Kegaduhan politik bisa hambat pengembangan infrastruktur
Swasta siap beri Jokowi USD 6 miliar kembangkan pelabuhan
Tanggul raksasa Jakarta mulai dibangun 9 Oktober 2014
Trans Sumatera ruas Medan-Binjai batal groundbreaking tahun ini