Trans Sumatera ruas Medan-Binjai batal groundbreaking tahun ini
Merdeka.com - Dua proyek ruas tol Trans-Sumatera berpotensi digarap terlebih dulu. Ini setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meneken peraturan presiden (Perpres) penugasan Hutama Karya sebagai badan pelaksana pembangunan tol sepanjang 2.700 kilometer.
Adapun dua ruas tersebut adalah Medan-Binjai sepanjang 16,8 kilometer dan Palembang-Indralaya (22 kilometer).
"Medan-Binjai diambil karena pembebasan tanahnya lebih gampang disana. Karena lebih 70 persen lahan yang mau dilewati jalan tol itu punyanya PTPN. Dan diharapkan nanti kerja sama sesama BUMN lebih gampang," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko saat ditemui di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (2/10).
Kendati demikian, dia tidak bisa memastikan kapan pembangunan ruas tol tersebut dimulai. Pasalnya, Hutama Karya masih melalui serangkaian proses sebelum mulai menggarap proyek tersebut.
"Hutama Karya ditunjuk bukan sebagai kontraktor, melainkan badan usaha. Dia itu juga harus teken kontrak dengan Badan Pengelola Jalan Tol. Harus mendapatkan financial close dari perbankan, baru tender kontraktor. Jadi agak lama," ujarnya.
Dengan kata lain, menurut Djoko, peletakan batu pertama atau groundreaking proyek belum tentu tahun ini.
"Kalau tahun depan harus bisa. Kalau tidak bisa berarti terlalu lamban kerjaan kita," katanya. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya