Pembangunan double track Bogor-Sukabumi telan dana Rp 400 miliar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan pembangunan double track Bogor-Sukabumi membutuhkan alokasi dana sebesar Rp 400 miliar. Namun secara keseluruhan, pembangunan double track Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung diperkirakan menelan dana sekitar Rp 2 triliun hingga Rp 3 triliun.
Pemerintah merencanakan akan membangun rel ganda kereta api (double track) Bogor-Sukabumi pada akhir tahun 2017. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari pembangunan double track Bogor-Sukabumi-Cianjur dan Bandung.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan pembangunan double track Bogor-Sukabumi membutuhkan alokasi dana sebesar Rp 400 miliar. Namun secara keseluruhan, pembangunan double track Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung diperkirakan menelan dana sekitar Rp 2 triliun hingga Rp 3 triliun.
"Kalau double track itu Rp 400 miliar untuk Bogor-Sukabumi. Yang lain cukup banyak. Kalau sampai elektrifikasi double track, semuanya itu (Bogor-Bandung) mungkin bisa sampai Rp 2 sampai Rp 3 triliun," ujar Menhub Budi di Kantornya, Jakarta, Senin (4/9).
Pembangunan double track Bogor-Sukabumi semakin dibutuhkan mengingat lalu lintas di daerah tersebut semakin padat. Menurut data yang diperoleh, perjalanan Bogor-Sukabumi dengan mobil bisa memakan waktu 4 sampai 5 jam.
"Ironisnya, Bogor-Sukabumi itu kira-kira bisa 4 bahkan bisa 5 jam. Padahal cuma 50 kilometer jaraknya. Oleh karena nya kita akan prioritaskan itu," tambahnya.
Selain melakukan pembangunan double track, pemerintah juga berencana mengurangi tikungan lintasan kereta api. Dengan langkah ini, kereta api akan memperoleh kecepatan dan kapasitas yang meningkat.
"Selain double track adalah mengurangi tikungan, membuat kelandaian yang lebih. Supaya dengan tikungan yang lebih sedikit, sudutnya lebih besar, kelandaiannya lebih landai maka akan diperoleh kecepatan dan kapasitas yang meningkat," jelasnya.
Menhub Budi berharap, dengan adanya pembangunan double track Bogor-Bandung ini konektivitas kota-kota di Jawa Barat semakin baik ke depan. "Itu adalah suatu kebaikan apabila semua kota kota di jabar terhubung dengan baik," pungkasnya.
Baca juga:
Telan biaya Rp 56 triliun, PLTU Jawa 4 ditarget beroperasi 2021
Hindari spekulan, Presiden Jokowi rahasiakan lokasi pembangunan Bandara Sukabumi
Presiden Jokowi ingin jalur kereta ganda Bogor-Sukabumi dilanjutkan hingga Bandung
Geo Dipa rugi Rp 6 triliun sebab tertundanya proyek PLTP Patuha & Dieng
Geo Dipa utang Rp 3,33 T tambah kapasitas 100 MW di PLTP Patuha dan Dieng
Menhub targetkan pembangunan Bandara Sukabumi dimulai tahun 2019
Kasus hukum selesai, Geo Dipa segera kebut pembangunan dua proyek PLTP