Pelindo Pangkalbalam Optimalkan Terminal Multipurpose untuk Dongkrak Ekonomi Bangka Belitung
PT Pelindo Regional 2 Pangkalbalam kini mengoperasikan terminal multipurpose guna meningkatkan aktivitas bongkar muat hasil pertanian dan perkebunan, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Bangka Belitung.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Pangkalbalam, Kepulauan Bangka Belitung, telah resmi mengoperasikan terminal multipurpose. Langkah strategis ini bertujuan untuk menggenjot aktivitas bongkar muat komoditas pertanian dan perkebunan di daerah tersebut. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Terminal serbaguna ini melayani beragam komoditas vital seperti pupuk, semen, bahan bangunan, karet, bungkil, cangkang, hingga petikemas. Keberadaan fasilitas ini sangat krusial mengingat sebagian besar lalu lintas komoditas pertanian dan perkebunan di Pulau Bangka masuk melalui Pelabuhan Pangkalbalam. Pelabuhan ini telah menjadi gerbang perekonomian utama bagi masyarakat daerah tersebut.
Pengoperasian terminal multipurpose ini memperkuat peran Pelindo sebagai simpul logistik strategis dalam mendukung rantai pasok industri perkebunan. Khususnya, sektor sawit dan produk turunannya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan merasakan dampak positif signifikan dari peningkatan kapasitas dan efisiensi ini.
Peningkatan Efisiensi dan Kapasitas Pelabuhan Pelindo Pangkalbalam
PT Pelindo Regional 2 Pangkalbalam mengoperasikan delapan dermaga di Pelabuhan Pangkalbalam. Dermaga-dermaga tersebut meliputi Dermaga Beton, Dermaga Sheet Pile 1, Dermaga Sheet Pile 2, Dermaga Perahu Layar, Dermaga Ketapang I, Trestle Dermaga Beton, dan Dermaga Perahu Layar. Fasilitas ini dirancang untuk menampung berbagai jenis kapal dan komoditas.
General Manajer PT Pelindo Regional 2 Pangkalbalam, A Yoga Suryadarma, menegaskan bahwa pengoperasian terminal multipurpose ini adalah upaya nyata. "Pengoperasian terminal multipurpose ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," katanya. Pelindo berkomitmen penuh dalam pengembangan infrastruktur maritim.
Dukungan fasilitas yang lengkap, termasuk panjang dermaga mencapai 649 meter, menjadi tulang punggung operasional. Berbagai peralatan bongkar muat modern dan area penumpukan yang memadai turut memastikan kelancaran arus barang. Ini semua berada di bawah pengelolaan PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas Cabang Pangkalbalam) sebagai bagian dari Pelindo.
Peran Strategis Pelindo Pangkalbalam dalam Rantai Pasok Regional
Pelabuhan Pangkalbalam telah lama diakui sebagai pintu gerbang perekonomian masyarakat setempat. Lalu lintas komoditas pertanian dan perkebunan, terutama di Pulau Bangka, sebagian besar bergantung pada pelabuhan ini. Penguatan layanan Pelindo semakin vital bagi kelancaran distribusi.
Melalui inovasi dan pengembangan layanan, Pelindo Regional 2 Pangkalbalam terus memperkuat posisinya. Pelabuhan ini menjadi simpul logistik strategis yang tak tergantikan. Perannya sangat penting dalam mendukung rantai pasok industri perkebunan, khususnya kelapa sawit dan produk turunannya.
PTP Nonpetikemas Cabang Pangkalbalam, sebagai bagian integral dari PT Pelindo, didukung penuh dalam upaya ini. Mereka berfokus pada penguatan layanan penanganan CPO (Crude Palm Oil) dan turunannya. Ini menunjukkan komitmen Pelindo terhadap sektor perkebunan dan kelancaran logistik.
Inovasi Operasional dan Keberlanjutan Layanan Terminal Multipurpose
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pangkalbalam, Alamsyah, menyatakan bahwa inovasi operasional terus dilakukan. Tujuannya adalah memastikan proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Ini mencakup peningkatan teknologi dan prosedur kerja.
Penguatan layanan, khususnya pada penanganan CPO dan turunannya, menjadi prioritas utama. "Kami terus melakukan penguatan layanan, khususnya pada penanganan CPO dan turunannya, melalui inovasi operasional yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga aspek keselamatan dan lingkungan,” ujar Alamsyah.
Komitmen terhadap keberlanjutan operasional dan lingkungan tercermin dalam setiap kebijakan. Pelindo Pangkalbalam berupaya menciptakan ekosistem pelabuhan yang ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi pelabuhan kelas dunia yang beroperasi secara bertanggung jawab.
Sumber: AntaraNews