LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pedagang Warteg Menjerit, Harga Cabai Rawit Setara Daging Sapi

Ketua Koordinator Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni menyatakan, sangat terbebani atas kenaikan sejumlah bahan pangan memasuki perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Terlebih, komoditas cabai rawit yang saat ini dijual setara dengan daging sapi per kilogramnya.

2021-12-25 15:00:00
Harga cabai
Advertisement

Ketua Koordinator Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni menyatakan, sangat terbebani atas kenaikan sejumlah bahan pangan memasuki perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Terlebih, komoditas cabai rawit yang saat ini dijual setara dengan daging sapi per kilogramnya.

"Kita dan teman-teman komunitas pedagang warteg sangat terbebani, menjerit atas naiknya sejumlah komoditas pangan. Seperti cabai yang sekarang dijual Rp100 ribu per kilogramnya. Ini seperti daging sapi," ungkapnya saat dihubungi Merdeka.com, Jakarta, Sabtu (25/12).

Selain cabai, komoditas telur ayam juga mengalami kenaikan drastis. Mukroni bilang, harga pangan tinggi protein tersebut saat ini dijual Rp32.000 per kilogramnya.

Advertisement

"Itu tinggi sangat mahal dibandingkan harga normal Rp22 ribu per kilogram nya," ungkapnya.

Padahal, kata Mukroni, harga jual aneka menu di warteg masih normal hingga saat ini. Mengingat, daya beli pelanggan masih belum pulih pasca terdampak pandemi Covid-19.

"Dalam kondisi daya beli yang masih rendah ini sangat sulit untuk menaikkan menu makanan (warteg) ini. Nantinya mereka (pelanggan) tidak mau membeli lagi karena warteg-warteg mahal. Sementara kami harus membeli bahan-bahan pokok yang akan diolah sudah naik," keluhnya.

Advertisement

Oleh karena itu, Mukroni meminta pemerintah segera turun tangan dalam menyikapi lonjakan harga sejumlah bahan pangan menjelang Nataru yang dinilai belum memasuki puncak. Antara lain dengan melakukan operasi pasar dalam waktu dekat.

"Sehingga, barang-barang yang naik ini bisa di redamm atau dikendalikan. Pemerintah istilahnya sebagai regulator juga harus bisa memasok bahan pangan yang cukup tinggi," tandasnya.

Baca juga:
Permintaan Meningkat, Harga Cabai Hingga Telur Ayam Meroket Jelang Akhir Tahun
Fakta Harga Pangan yang Makin Mahal Jelang Natal dan Tahun Baru
Mendag Blak-blakan Biang Kerok Harga Cabai Mahal Jelang Nataru
Mendag Lutfi Ungkap Cabai Salah Satu yang Alami Kenaikan Harga Jelang Nataru
Jelang Natal, Harga Cabai Rawit Merah Meroket
Harga Cabai Rawit di Jogja Tembus Angka Rp75 Ribu, Ini Penyebabnya

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.