Pasokan LPG Tuban Aman: Kemen ESDM dan Pertamina Pastikan Distribusi Lancar
Kementerian ESDM bersama Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan LPG Tuban aman dan distribusinya lancar, mengimbau masyarakat tidak panic buying.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) bersama PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Tuban, Jawa Timur, dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar. Kepastian ini didapatkan setelah tim gabungan melakukan peninjauan langsung ke berbagai titik penyaluran di daerah tersebut.
Peninjauan menyeluruh dilakukan mulai dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) hingga pangkalan-pangkalan LPG di Tuban, guna memverifikasi kelancaran rantai pasok dari hulu ke hilir. Langkah ini merupakan upaya pemerintah dan BUMN energi untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat.
Dengan adanya konfirmasi ini, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, mengingat stok LPG dipastikan mencukupi. Pemerintah dan Pertamina terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah.
Peninjauan Langsung untuk Pastikan Ketersediaan Pasokan LPG Tuban Aman
Direktur Jenderal Migas Kemen ESDM, Laode Sulaeman, menyatakan bahwa hasil peninjauan di SPBE menunjukkan operasional yang lancar dan pasokan aman. Kunjungan diawali di SPBE PT Purbaya Bagelen Mandiri di Minohorejo, Kecamatan Widang, dengan fokus pemeriksaan sarana dan prasarana.
Selanjutnya, tim juga meninjau pangkalan LPG seperti Pangkalan Dwi Nuriana Mujiroh dan Pangkalan Sukadir di Kebonsari, Kecamatan Tuban guna memastikan LPG bersubsidi 3 kilogram yang disalurkan telah sesuai dengan ketentuan khususnya dari sisi kualitas dan kuantitas. Di pangkalan, wawancara dengan pembeli mengungkapkan sempat terjadi antrean, namun kondisi pasokan LPG Tuban saat ini sudah aman.
"Di SPBE, kami temukan semuanya lancar dan pasokan aman. Selanjutnya kami juga mengunjungi pangkalan dan mewawancarai pembeli dan disampaikan sempat terjadi antrean namun setelahnya alhamdulillah sudah aman," kata Laode Sulaeman. Ia menambahkan harapan agar masyarakat tidak melakukan panic buying karena stoknya ada seiring dengan kapal pengangkut energi yang sudah sandar.
Komitmen Pertamina Jaga Distribusi Optimal dan Ketersediaan LPG
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memantau distribusi LPG agar berjalan optimal di seluruh wilayah. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan ketersediaan LPG di wilayahnya dalam kondisi terjaga dan mencukupi.
Koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah dan mitra usaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan ini. Pertamina pun mengimbau masyarakat agar menggunakan LPG secara bijak dan tepat agar distribusi energi dapat lebih merata dan berkelanjutan.
"Stok LPG kita jaga dan siapkan untuk selalu tersedia di pangkalan. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyediakan LPG 3 kilogram tidak hanya di wilayah Tuban, tetapi seluruh Regional Jatimbalinus," ujar Eko. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketersediaan energi secara merata.
Sinergi Pemerintah dan BUMN untuk Energi Merata
Kunjungan bersama ini menjadi bukti nyata sinergi dan pengawasan langsung antara pemerintah dan Pertamina dalam menjaga kelancaran serta kesiapan pasokan LPG. Kolaborasi ini penting untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi secara merata dengan dukungan sistem distribusi yang terintegrasi. Pengawasan berkelanjutan juga menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya ini.
Melalui upaya bersama, diharapkan distribusi energi dapat lebih merata dan berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan LPG. Penggunaan yang bijak oleh konsumen juga turut mendukung efisiensi distribusi dan ketahanan energi nasional.
Sumber: AntaraNews