Pasok jelang Lebaran, Bulog impor 5.000 ton daging beku
Impor daging beku ini dilakukan sebagai upaya menekan harga daging yang saat ini masih berkisar Rp 120.000 per kg.
Badan Urusan Logistik (Bulog) bakal mengimpor 10.000 ton daging beku hingga akhir tahun ini. Namun, 5.000 ton akan dikebut untuk didistribusikan menjelang lebaran tahun ini.
Impor daging beku ini dilakukan sebagai upaya menekan harga daging yang saat ini masih berkisar Rp 120.000 per kilogram (kg) dan diharapkan bisa menjadi Rp 80.000 per kg.
"Kita menambah pasokan, kita lihat yang penting turun dulu. Sekarang alhamdulillah tidak naik. Landai artinya artinya ada efek dikit meski kelihatannya pasokan belum cukup. Nah, kita mau tambah biar tren turun. Kalau sudah turun sudah enak. Target kita kan Rp 80.000," ujar Direktur Komersil Bulog, Fazri Sentosa di Pasar Rawamangun, Jakarta, Jumat (9/6).
Sampai saat ini, kata dia, dari 5.000 ton daging beku yang ditargetkan untuk puasa dan lebaran, pihaknya sudah mendistribusikan ke konsumen sebanyak 960 ton. Diharapkan, sisanya sebanyak 2.900 ton bisa cepat masuk.
"Kalau daging yang sudah masuk ke bulog 2.100 ton. Cuma masalah kita di logistik," kata dia.
Sejak awal puasa hingga lebaran mendatang, Bulog akan rutin mengadakan operasi pasar bekerja sama dengan PD Pasar Jaya. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi beberapa lonjakan pembeli terutama di kota besar.
"Di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Makassar, Palembang, Palangkaraya, Banjarmasin, Manado, terjadi lonjakan karena di penjualnya terbatas. Makanya Bulog operasi pasar," pungkas dia.
Baca juga:
Sidak Pasar Sokaraja, petugas temukan daging busuk
Harga daging sapi di Solo masih bertahan Rp 120.000 per Kg
DPR sebut harga daging sapi tingkat peternak malah turun
PPSU dan pemegang KJP diberi daging subsidi Rp 39 ribu per kilogram
Keluhan pedagang ke Mendag: Harga daging mustahil jadi Rp 80.000/Kg
Tak berizin lengkap, 3 ton daging sapi impor Australia diamankan
Hati-hati, jual daging di atas harga dipatok Jokowi akan disanksi