Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga daging sapi di Solo masih bertahan Rp 120.000 per Kg

Harga daging sapi di Solo masih bertahan Rp 120.000 per Kg Harga Daging Sapi. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Kebijakan pemerintah Jokowi-JK mengimpor daging sapi beku ternyata tidak berhasil menekan harga di pasar menjadi Rp 80.000 per kilogram (kg). Pantauan di sejumlah pasar tradisional Kota Solo, harga daging sapi masih berkisar pada Rp 100.000 hingga Rp 120.000 per kilogram.

"Di sini harganya tetap mas, tidak naik dan tidak turun di Rp 120.000 per kilogram untuk daging yang bagus dan Rp 100.000 untuk yang biasa," ujar Pujiani Daryanto (60), pedagang daging di Pasar Legi, saat ditemui wartawan, Jumat (8/6).

Pujiani menilai, impor daging yang dilakukan pemerintah dimaksudkan untuk pengusaha katering, restoran, hotel hingga produsen makanan agar tidak mengambil daging di pasar yang memang diperuntukkan bagi masyarakat.

Di Pasar Gede Solo hampir sama, rata-rata para pedagang menjual daging sapi dengan harga Rp 110.000 per kilogram. Harga tersebut tidak bisa diturunkan, lantaran sapi yang mereka sembelih merupakan sapi lokal, bukan impor.

"Daging sapi yang kami jual ini asli dari lokal dan bukan impor. Jadi harganya tetap Rp 110.000 per kilogram. Kalau dijual Rp 80.000 per kilogram, kami rugi mas," kata Wondo, salah seorang pedagang di Pasar Gede Solo.

Menurut Wondo, sebelum dan saat memasuki bulan puasa, harga daging sapi relative stabil dan tidak mengalami kenaikan. "Di pasar ini tidak ada daging sapi impor, semuanya asli dari lokal," sambungnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP