Pasar Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Rupiah Melemah
Rupiah sore ini ditutup melemah 47 poin atau 0,33 persen ke posisi Rp14.313 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.266 per USD.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah dipicu antisipasi pelaku pasar terhadap rencana kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat The Fed. Rupiah sore ini ditutup melemah 47 poin atau 0,33 persen ke posisi Rp14.313 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.266 per USD.
"Outlook dolar AS menguat seiring antisipasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga dari The Federal Reserve di tahun ini," kata analis Monex Investindo Futures Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (4/1).
Tekanan harga lebih lanjut ke depannya memungkinkan bank sentral AS untuk bersikap hawkish guna menjaga kontrol terhadap perekonomian. The Federal Reserve kelihatannya kemungkinan akan mulai menaikkan suku bunga pada pertengahan 2022.
Sementara itu, jumlah kasus harian COVID-19 di Indonesia pada Senin (3/1) kemarin, mencapai 265 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,26 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 5 kasus sehingga totalnya mencapai 144.102 kasus.
Untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 112 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,11 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 4.530 kasus.
Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 166,1 juta orang dan vaksin dosis kedua 114,2 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.
Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.291 per USD. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.286 per USD hingga Rp14.232 per USD. Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa ditutup melemah ke posisi Rp14.310 per USD dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.270 per USD.
Baca juga:
Kurs Rupiah Melemah Tipis Dipicu Percepatan Tapering Bank Sentral AS
Revisi UU Cipta Kerja Disebut Dorong Rupiah Ditutup Menguat
Jelang Pergantian Tahun, Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp14.270 per USD
Rupiah Melemah Dipicu Kekhawatiran Penyebaran Omicron
Kekhawatiran Varian Omicron Mereda, Rupiah Langsung Menguat ke Rp14.214 per USD
Rupiah Ditutup Melemah Tertekan Kekhawatiran Kenaikan Kasus Omicron