LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

PAN dan Gerindra sepakat tuntut Jokowi harus revisi pelonggaran aturan pekerja asing

Zulkifli mengatakan saat ini pemerintah wajib melindungi tenaga kerja lokal. Sebab, menurutnya, jika masih ada lapangan kerja yang bisa dilakukan oleh warga lokal tetapi dikerjakan oleh asing itu melanggar konstitusi. PAN dan Gerindra ingin lapangan kerja untuk anak bangsa yang sekarang ini sulit mencari pekerjaan.

2018-05-01 11:00:00
Buruh
Advertisement

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan tidak setuju dengan mudah masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Indonesia. Dia pun berharap pemerintah merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang TKA.

"Saya minta Perpresnya direvisi. Ada pansus langsung selesai kan tidak juga, lama lagi. Kita perlu segera. Saya kira pak Presiden akan merespon dengan baik. Kita minta direvisi tidak mempermudah TKA yang bisa dikerjakan tenaga kerja Indonesia," kata Zulkifli di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (1/5).

Zulkifli mengatakan saat ini pemerintah wajib melindungi tenaga kerja lokal. Sebab, menurutnya, jika masih ada lapangan kerja yang bisa dilakukan oleh warga lokal tetapi dikerjakan oleh asing itu melanggar konstitusi.

Advertisement

"Kalau banyak yang bisa dikerjakan dari kita masuk dari luar itu melanggar konstitusi, betul," ungkapnya.

"Pekerjanya banyak lapangan kerjanya kurang loh kok masuk dari luar. Sebetulnya ini turut merayakan May Day ini," ucapnya.

Sedangkan terkait dengan usulan Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon terkait Panitia Khusus Hak Angket TKA, Zulkifli menyerahkan pada fraksinya di DPR.

Advertisement

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus Ketua Tim Penjaringan Calon Wakil Presiden dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan ada kesamaan antar Gerindra dan PAN dalam masalah TKA ini. Dia pun meminta pemerintah sepakat untuk merevisi Perpres tersebut.

"Pak Zul dan PAN kita minta dengan hormat presiden merevisi perpresnya sebagai Gerindra dan tentunya kita ingin lapangan kerja itu untuk anak-anak bangsa yang sekarang ini sulit mencari pekerjaan," kata Sandiaga.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong menegaskan aturan terkait dengan Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) bukan untuk mengurangi pelonggaran terkait dengan syarat-syarat yang berlaku bagi TKA. Dia pun menyayangkan sikap masyarakat yang beradu pendapat mengenai aturan ini.

"Sama sekali belum ada pelonggaran syarat-syarat untuk TKA-nya tapi dengan ini saja ributnya setengah mati," kata dia.

Menurutnya, Indonesia harus memiliki terobosan agar reformasi ekonomi terus bisa berjalan dengan baik. Karena itu perlu terobosan yang sangat baik untuk mendukung masuknya investasi ke dalam negeri.

Baca juga:
Geruduk istana, ribuan buruh minta Jokowi hapus rezim upah murah hingga aturan TKA
Kerja mudah gaji berlimpah
Kepincut cari duit di Indonesia
Bos BKPM sebut Indonesia masih kekurangan tenaga kerja terampil
Bantah Fadli Zon, PKB baru setuju pembentukan Panja TKA
PPP sebut pemerintah tak beri karpet merah untuk tenaga kerja asing
BKPM soal aturan TKA: Belum ada pelonggaran apa pun tapi ributnya setengah mati

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.