Paket kebijakan jilid II cuma mengulang jilid I
Alasan pemerintah, paket kebijakan jilid I tidak dipahami masyarakat dan dunia usaha.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengakui paket kebijakan penyelamatan ekonomi tahap pertama atau dikenal dengan Paket September 1, tidak banyak dipahami pelaku usaha dan masyarakat.
Oleh sebab itu, di paket kebijakan tahap kedua yang bakal dirilis dalam waktu dekat, pemerintah sekadar mengulang dan memberi penjelasan dari paket kebijakan tahap pertama.
"Ya itu diulang dijelaskan, karena kita melihat ya memang belum terpahami dengan baik semuanya. Jadi ya kita ulang saja. Oleh dunia usaha, oleh masyarakat," kata Darmin di Istana Negara, Jakarta, Selasa (29/9).
Dalam paket kebijakan jilid II, tidak banyak kebijakan baru yang akan dikeluarkan pemerintah. Paket kebijakan masih seputar industri, ekspor dan keuangan.
Pemerintah juga akan menjelaskan paket kebijakan pertama per sektor di kementerian masing-masing.
"Kalau 90 peraturan sekaligus tidak pernah rinci. Pasti keluarnya angka. Jadi kita pilih per sektor, jadi mungkin hanya 6-7 yang harus dijelaskan sehingga rinciannya menjadi bisa," ungkap Darmin.
Penjelasan per sektor akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan. "Saya pikir bisa bercampur dengan penjelasan yang baru. Mungkin pisah besok misalnya kementerian pertanian, industri. Lusa siapa lagi dan begitu seterusnya," tutur Darmin.
Baca juga:
Pemerintah cicil keluarkan paket kebijakan jilid II
Kepanikan saat rupiah menyentuh Rp 14.700 per USD
Menko Darmin: Paket kebijakan I kebanyakan, kita saja tak ingat
Menko Darmin akui paket kebijakan ekonomi tak langsung cegah PHK
Paket kebijakan ekonomi ala Jokowi dinilai tak fokus pada persoalan