Paket Kebijakan Ekonomi bikin investasi China meningkat 79 persen
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi China periode Juli 2014 sampai Desember 2015 mengalami kenaikan sebesar 79 persen dari sebelumnya USD 0,9 miliar menjadi USD 1,6 miliar. Jumlah tersebut menempatkan posisi China di peringkat 4 dari sebelumnya di peringkat 13.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi China periode Juli 2014 sampai Desember 2015 mengalami kenaikan sebesar 79 persen dari sebelumnya USD 0,9 miliar menjadi USD 1,6 miliar. Jumlah tersebut menempatkan posisi China di peringkat 4 dari sebelumnya di peringkat 13.
Direktur Promosi Sektoral BKPM Ikmal Lukman mengungkapkan, keberhasilan peningkatan investasi tersebut tidak terlepas dari peran pemerintah untuk memperbaiki deregulasi perizinan dan juga kemudahan berbisnis melalui penerbitan Paket Kebijakan Ekonomi.
"(Investasi) ini kan bisnis kepercayaan. Kita memberikan kemudahan untuk transparansi dan percepatan izin. Ini akan terus kita kembangkan," ujarnya di kantor BKPM, Jakarta, Rabu (26/10).
Lanjut Lukman, kepercayaan yang didapat oleh investor China nyatanya juga memberi efek domino kepada rekan investor lainnya. Sebab, dalam waktu yang tidak terlalu lama para investor lainnya juga langsung menyatakan minatnya berinvestasi di Tanah Air.
"Kepercayaan investor China ini sangat tinggi. Ini investasi akan meningkat seiring dengan semakin banyaknya kepercayaan yang diraih oleh investor China," tuturnya.
Potensi tersebut, kata Lukman, juga akan mendorong naiknya peringkat China di 3 besar negara dengan nilai investasi terbesar di Indonesia. Saat ini 3 besar negara yang memiliki investasi besar di Indonesia yakni Singapura dengan realisasi investasi sebesar USD 4,892 miliar, Jepang sebesar USD 2,897 miliar, dan Hongkong sebesar USD 1,104 miliar per semester I-2016.
"China punya potensi besar itu. Sebab mereka saat ini sangat bernafsu untuk mengembangkan investasinya," pungkasnya.
Baca juga:
BKPM sebut 2 investor China minat bangun smelter di Sulsel
Di depan investor China, BKPM beberkan kemudahan investasi RI
5 Fakta terbaru dua tahun Jokowi-JK lebih baik dibanding SBY
Ini penyebab investasi sektor pariwisata Indonesia tak dilirik
BKPM: Kita harus manfaatkan nafsu besar China untuk investasi
Bos BKPM: Percuma beri insentif tapi masih banyak pungli gila-gilaan
2 Tahun Jokowi-JK, investasi dari negara maju turun signifikan