Pakai teknologi digital, penjualan asuransi Adira naik 370 persen
Kanal digital Adira Insurance mengalami peningkatan pengunjung sebesar 4.173 persen.
Dunia digital di Indonesia terus berkembang pesat. Hal ini kemudian dimanfaatkan pelaku usaha di sektor keuangan, seperti asuransi untuk melakukan penetrasi pasar.
Salah satunya PT Adira Insurance. Perusahaan telah mulai mengembangkan financial technology (fintech) sejak 2010 silam. Melalui situs yang disediakan, seluruh nasabah dapat mencari informasi, pengajuan, pembelian produk, hingga pengajuan klaim.
Semester 1 tahun 2016, kanal digital Adira Insurance mengalami peningkatan visitor atau pengunjung sebesar 4.173 persen dengan jumlah penjualan meningkat sebesar 370 persen dibandingkan tahun lalu.
"Saat ini, kami memiliki jalur penjualan digital melalui www.travellin.co.id semester 1-2016 mengalami peningkatan visitor sebesar 4.173 persen dengan jumlah penjualan meningkat sebesar 370 persen dibandingkan tahun lalu," jelas Digital & Altternative Distribution Manager Adira Insurance, Jonathan Davit Nandana di Manara Bank Danamon, Jakarta, Selasa (9/8).
Menurut Jonathan, jumlah downloader Autocillin Mobile Claim di semester 1-2016 juga mengalami peningkatan mencapai 200 persen dan jumlah transaksi meningkat 538 persen.
"Jumlah orang yang mendownlod Autocillin Mobile Claim meningkat 200 persen dengan rata-rata lebih dari 2.000 transaksi setiap bulannya," ujarnya.
Sementara itu, jumlah transaksi medicillin dengan mengakses website www.medicillin.com juga terus meningkat dengan terdaftar 12.000 pelanggan.
"Untuk medicillin dengan adanya akses website www.medicillin.com tercatat ada 12.000 pelanggan aplikasi ini berkaitan dengan program kesehatan pelanggan," pungkasnya.
Baca juga:
Adira Insurance tawarkan asuransi syariah perjalanan haji & umrah
2016, Adira Insurance patok target premi Rp 700 miliar
Adira sebut ini sudah paling mentok
Adira perkenalkan Xtrim Car, se-ekstrim apa?
Peduli masyarakat, Adira bangun jembatan Cisentul
Ekonomi dan jual mobil susah, ada bom di Paris segala
Adira yakin cicilan mobil-motor bisa Rp 30,5 triliun