LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Pakai aspal sampah plastik, kualitas jalan lebih baik dan murah

Indonesia menjadi negara nomor dua paling banyak ketumpahan sampah plastik setelah China. Besarnya sampah tentu berdampak buruk pada ekosistem laut Tanah Air. Pemerintah berencana memanfaatkan sampah plastik itu untuk dicampur dengan aspal. Plastik menjadi aspal ini sudah sukses dilakukan di India.

2017-08-09 13:37:38
Plastik
Advertisement

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Panjaitan, menjelaskan Indonesia menjadi negara nomor dua paling banyak ketumpahan sampah plastik setelah China. Besarnya sampah tentu berdampak buruk pada ekosistem laut Tanah Air.

Pemerintah berencana memanfaatkan sampah plastik itu untuk dicampur dengan aspal. Maka, kualitas aspal nantinya akan lebih kuat, bagus dan harganya lebih murah 8 persen.

"Maka 1 kilometer aspal, lebar 7 meter itu butuh 2,5 ton plastik bag. Bukan plastik botol. Dengan begitu maka akan banyak ngatasin masalah sampah," ujar Menko Luhut usai bicara dalam simposium internasional 'Marine Plastic Debris Solution' di Hotel Swiss Bell Inn, Makassar, Rabu (9/8).

Menurutnya, plastik menjadi aspal ini sudah sukses dilakukan di India dengan membangun jalan berbahan plastik itu sepanjang lebih dari 120.000 kilometer (Km). Pemerintah telah menetapkan Bali dan Bekasi sebagai proyek percontohan atau pilot project.

"Ini nanti kita coba, tinggal bagaimana kita olah sampah ini. Tadi saya bilang, coba dibangun sistemnya. Mungkin Unhas bisa membantu untuk membangun sistem pengumpulan sampah dan nanti kita bayar," tandas Menko Luhut.

Sementara rektor Unhas, Dwi Aries Tina Pulubuhu, mengakui siap jika institusinya dilibatkan dalam kajian proyek nasional. "Kita siap, apalagi kita ini visinya jadi pusat unggulan kemaritiman di Indonesia," tandasnya.

Baca juga:
Genjot produksi Ethylene, Chandra Asri revamp pabrik naphtha cracker
Luhut bicara sampah plastik berujung radikalisme hingga buat jalan
Luhut: Sampah plastik timbulkan malapetaka berujung radikalisme
Penampakan paus plastik raksasa hebohkan warga Filipina
Penggunaannya dilarang, otoritas Maroko sita 420 ton kantong plastik
Pemerintah berencana bangun jalan pakai sampah plastik
Luhut: India bisa kelola sampah plastik jadi jalan dan kuat 15 tahun

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.