LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Operasi PLTU dan PLTA meningkat, konsumsi gas PLN menurun 150 MMSCFD

Sejak tahun 2016 konsumsi gas PLN menurun hingga 150 MMSCFD karena pengoperasian pembangkit berbasis gas, dan digantikan dengan pembangkit yang biaya produksinya ‎lebih rendah, seperti PLTU dan PLTA.

2018-05-04 15:35:37
SKK Migas
Advertisement

Kepala Divisi Monetisasi Minyak dan Gas Bumi, SKK Migas, Waras Budi Santosa mengatakan, sejak tahun 2016 konsumsi gas PLN untuk menggerakkan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) mengalami penurunan mencapai 150 MMSCFD.

‎"PLN itu sekitar 150 MMSCFD yang tidak terserap tahun kemarin sama tahun ini, dan paling banyak tahun ini mulai kelihatannya," kata Waras, saat menghadiri The 42nd IPA Convention and Exhibition 2018 di Jakarta, Jumat (4/5).

Menurut Waras, penurunan penyerapan gas PLN diakibatkan pengurangan pengoperasian pembangkit berbasis gas, kemudian perannya digantikan dengan pembangkit yang biaya produksinya ‎lebih rendah, seperti PLTU dan PLTA yang mulai beroperasi.

Advertisement

"Karena mereka dapat pembangkit-pembangkit yang murah, batu bara sama air, dia mengurangi penyerapannya," ujar Waras.

Selain itu, pengurangan pengoperasian PLTG juga disebabkan oleh menurunnya konsumsi listrik. Kondisi ini telah ditunjukkan dengan adanya revisi target pertumbuhan konsumsi listri dari 8,3 persen menjadi 6,2 persen yang tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

"Salah satunya karena growthnya itu kan diturunin 8,3 jadi 6,2 di RUPTL. Realisasi penyerapan listriknya juga turun kan," tuturnya.

Advertisement

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun telah mengantisipasi penurunan konsumsi gas untuk pembangkit, dengan menyesuaikan alokasi gas untuk kelistrikan, berupa memberi kelonggaran ke produsen gas untuk mengalihkan pasokan gas ke sektor lain.

Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengatakan, pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) alami penyesuaian dengan pertumbuhan konsumsi listrik. Ini tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018 -2027. Oleh karena itu, gas yang sudah dialokasikan juga harus disesuaikan.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Serap 70 persen tenaga kerja daerah, PT Meureubo Energi bangun PLTA di Aceh Barat
Menteri Jonan tegaskan tak ada penurunan investasi ketenagalistrikan
Setelah gelap puluhan tahun, listrik hadir di Desa Guaeria
Kehadiran PLTU ramah lingkungan terkendala keseriusan pemerintah
Pembangkit listrik limbah pertanian Rp 292,3 M pertama di Kalimantan beroperasi

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.