LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

OJK Targetkan 70 Persen Pelajar Miliki Rekening Bank di 2021

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan 70 persen pelajar di Indonesia pada 2021 dapat menikmati program 1 rekening 1 pelajar atau Kejar untuk meningkatkan budaya menabung sejak dini. Saat ini jumlah rekening dalam program kejar mencapai 46 persen dari total pelajar Indonesia.

2020-11-05 16:19:06
OJK
Advertisement

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan 70 persen pelajar di Indonesia pada 2021 dapat menikmati program 1 rekening 1 pelajar atau Kejar untuk meningkatkan budaya menabung sejak dini. Saat ini jumlah rekening dalam program kejar mencapai 46 persen dari total pelajar Indonesia.

“Kami menargetkan 2021 program kejar ini bisa dinikmati 70 persen pelajar Indonesia," kata Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, dalam Penutupan Bulan Inklusi Keuangan 2020, Kamis (5/11).

Tirta menjelaskan, program Kejar itu merupakan salah satu upaya menanamkan budaya menabung sejak dini dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama. Program kejar merupakan salah satu implementasi keputusan presiden atau Keppres Nomor 26 tahun 2019 tentang hari Indonesia menabung yang diperingati setiap tanggal 20 Agustus.

Advertisement

"Selanjutnya, OJK akan mendorong dan mengakselerasi program Kejar melalui digitalisasi tabungan pelajar, guna pemanfaatan tabungan lebih mudah dan optimal," ujarnya.

Program Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir

Selain itu, dalam Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020 ini pihaknya mengeluarkan program Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR) untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. "Kami menargetkan pada 2021 jumlah debitur yang menggunakan program KPMR akan meningkat lagi setidaknya 10 persen dari jumlah debitur yang sekarang menjadi 55.000 debitur," katanya.

Advertisement

Pihaknya juga mengharapkan program KPMR dapat menjadi salah satu jawaban atas akses pembiayaan dan akses permodalan yang lebih mudah, dan terjangkau bagi masyarakat khususnya bagi pelaku usaha Ultra mikro, mikro dan usaha kecil.

"Sehingga mereka bukan hanya bisa bertahan hidup, tapi mereka membangkitkan usahanya di masa pandemi," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.