OJK: Dari 250 juta penduduk, cuma 500.000 jadi investor saham
OJK: Dari 250 juta penduduk, cuma 500.000 jadi investor saham. Rendahnya tingkat literasi atau pemahaman terkait pasar modal, membuat masih banyak masyarakat yang enggan berinvestasi di sektor saham. Farhan memberikan tips agar investor pemula memulai berinvestasi di reksadana saham.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, rendahnya tingkat literasi atau pemahaman terkait pasar modal, membuat masih banyak masyarakat yang enggan berinvestasi di sektor saham. Dari data OJK, dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta orang hanya sekitar 500.000 yang menjadi investor di pasar saham.
"Mereka tidak paham bahwa pasar saham adalah hal yang menguntungkan untuk investasi, kalau mereka paham saya yakin akan semakin banyak jumlah investor di pasar modal," kata Kepala Bagian Pengaturan Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Farhan Nugroho, seperti dikutip dari Antara di Semarang, Rabu (8/3).
Dia mengatakan kalau masyarakat sudah pernah mendengar dan tahu apa itu pasar modal dan saham, sebagian dari mereka masih khawatir jika sampai mengalami kerugian saat bertransaksi di pasar modal.
Mengenai hal itu, Farhan memberikan tips agar investor pemula memulai berinvestasi di reksadana saham. Dia mengatakan berbeda dengan sektor lain untuk reksa dana saham ini minim risiko karena dana biasanya akan digerakkan 'fund manager' untuk membeli saham yang saat itu sedang dalam keadaan baik.
"Jadi akan minim risiko, apalagi yang menggerakkan ini adalah orang yang sudah ahli di bidangnya. Jangan memulai sendiri jika masih ragu," katanya.
Dia mengatakan setelah belajar di reksadana saham biasanya masyarakat akan mulai memahami mekanisme bertransaksi di pasar modal. "Selanjutnya, investor bisa mulai bermain sendiri di pasar modal tanpa bantuan fund manager," katanya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat menangkap peluang bagus yang ditawarkan oleh investasi pasar modal ini. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang masuk ke dalam investasi pasar modal, artinya tingkat literasi dan inklusi pasar modal semakin tinggi.
Baca juga:
Permudah investasi di daerah, BKPM canangkan konsep KIS
Penetapan UMK jadi alat politik kepala daerah buat investor takut
Rayu investor, gubernur Kaltara janjikan kemudahan perizinan
Indonesia rayu lima negara di IORA buat berinvestasi
Negara kepulauan ini ternyata investor terbesar RI se-Afrika
4 Rayuan pemerintah ajak mitra investasi lewat forum IORA
Ini hasil pertemuan Menko Luhut dengan bos Temasek