LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

OJK: Dampak Negatif Covid-19 ke Perekonomian Belum Bisa Hilang dalam Waktu Dekat

Tanda-tanda masih kuatnya tekanan akibat pandemi Covid-19 terhadap perekonomian nasional ini tercermin dari kembali diterapkannya kebijakan pembatasan sosial oleh pemerintah. Yakni PPKM Jawa-Bali.

2021-09-07 18:15:00
OJK
Advertisement

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Heru Kristiyana memprediksi dampak negatif pandemi Covid-19 terhadap perekonomian belum bisa hilang dalam waktu dekat. Apalagi, kasus harian positif Covid-19 sempat melonjak tajam dalam beberapa waktu lalu akibat varian delta yang lebih menular.

"Dan ini tentu cukup memukul kinerja sektor riil, termasuk debitur yang direstrukturisasi akibat Covid-19. Ini menunjukkan dampak Covid-19 terhadap ekonomi belum akan selesai dalam waktu dekat," tegasnya dalam sebuah seminar di Jakarta, Selasa (7/9).

Dia menjelaskan, tanda-tanda masih kuatnya tekanan akibat pandemi Covid-19 terhadap perekonomian nasional ini tercermin dari kembali diterapkannya kebijakan pembatasan sosial oleh pemerintah. Yakni PPKM Jawa-Bali.

Advertisement

Sebab, imbas dari pemberlakuan PPKM itu sedikit banyaknya turut mengganggu proses pemulihan ekonomi nasional. Menyusul, adanya sejumlah penyesuaian dalam berbagai aktivitas sosial maupun ekonomi untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 varian delta yang mudah menular.

"Dan saya sudah cermati beberapa bulan dari PPKM, ini tentu cukup memukul kinerja sektor riil," terangnya.

Maka dari itu, OJK selaku regulator berkomitmen untuk terus membantu perbankan dan nasabah dalam menjaga kelangsungan bisnisnya. Di antaranya dengan memperpanjang relaksasi restrukturisasi kredit hingga 31 Maret 2023 mendatang.

Advertisement

"Kita ingin jaga momentum perbaikan kinerja debitur restrukturisasi Covid-19 dan menjaga stabilitas kinerja perbankan yang masih cukup baik di tengah pandemi Covid-19," tandasnya.

Baca juga:
Pemulihan Ekonomi Kuartal III-2021 Diprediksi Masih Tertahan, Ini Penyebabnya
Sri Mulyani Sebut Kontraksi Ekonomi RI 2020 Lebih Baik Dibanding Negara ASEAN dan G20
Ekonom: Pelonggaran PPKM Beri Tambahan Napas Bagi Dunia Usaha
Ekonomi RI Diprediksi Mulai Pulih di Kuartal I-2023
Erick Thohir Ibaratkan Kelola Perekonomian di Masa Pandemi Seperti Menyeduh Kopi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.