LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

OJK: Bank syariah jangan harap jadi pemain besar selama modal kecil

Modal yang belum mumpuni berakibat menghambat pertumbuhan bank-bank syariah.

2015-11-21 14:00:00
OJK
Advertisement

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memaparkan terdapat tujuh permasalahan utama perbankan syariah nasional dalam pertumbuhannya. Salah satunya ialah permodalan yang masih kecil.

Direktur Perbankan Syariah OJK Dhani Gunawan Idhat menjelaskan dari 12 bank umum syariah (BUS) terdapat 10 BUS memiliki modal inti kurang dari Rp 2 triliun, dan belum ada BUS bermodal inti melebihi Rp 5 triliun. Modal yang belum mumpuni berakibat menghambat bank-bank syariah dalam membuka kantor cabang, mengembangkan infrastruktur, dan pengembangan segmen layanan.

"Kapasitasnya masih terbatas, sehingga hukum alam, modal kecil jangan harap menjadi pemain besar," katanya dalam pelatihan jurnalistik roadmap perbankan syariah Indonesia di Bogor, Sabtu (21/11).

Selain itu, belum selarasnya visi dan misi dalam koordinasi antar lembaga ekonomi dan pemerintah dalam pengembangan perbankan syariah turut menjadi masalah. "Pemerintah harus turun tangan, di Malaysia misalnya mengeluarkan kebijakan yang mendukung seperti insentif pajak, bantuan riset, kemudian dana APBN-nya ditempatkan sebagian ke bank syariah," ujar Dhani.

Dhani menambahkan masalah ketiga yaitu struktur pendanaan perbankan syariah masih berasal dari biaya dana mahal. Hal ini berdampak pada keterbatasan segmen pembiayaan di mana tercermin dari komposisi cash and saving accounts (CASA) belum seefisien bank umum konvensional.

"Keempat produk yang tidak variatif dan pelayanan yang belum sesuai ekspektasi masyarakat. Fitur bank syariah belum selengkap produk serupa bank konvensional," ujar Dhani.

Sektor pengembangan pendidikan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perbankan syariah, lanjutnya, juga belum memadai serta teknologi informasi kurang mendukung pengembangan produk.

Dhani menilai kebanyakan lulusan terbaik perguruan tinggi di Indonesia masih diserap bank konvensional. "Kemudian yang keenam yaitu pemahaman dan kesadaran masyarakat yang masih rendah ke bank syariah. ‎Sedangkan ketujuh, pengaturan dan pengawasan yang masih belum optimal," tutur Dhani.

Baca juga:
OJK sebut bank syariah minat bikin layanan keuangan tanpa kantor
OJK yakin keuangan syariah bisa sokong pembiayaan infrastruktur
Tahan serangan krisis, OJK sarankan pilih sistem keuangan syariah
Genjot investasi syariah, OJK incar partisipasi NU dan Muhammadiyah
Akuisisi Panin Syariah, OJK tunggu kelengkapan dokumen dari DIB
BI: Dalam dua dekade industri keuangan syariah tumbuh pesat
Teken perjanjian dengan BI, Bank Syariah kian yakin salur kredit

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.