Next INS incar pasar infrastruktur IT untuk perbankan RI
PT Next INS Indonesia mendorong penyediaan solusi Teknologi Informasi (TI) bagi industri perbankan di Indonesia. Perusahaan baru yang bergerak di bidang TI itu secara resmi hadir di Indonesia untuk memberikan solusi atas kebutuhan infrastruktur TI di tengah prospek industri yang cukup menjanjikan.
PT Next INS Indonesia mendorong penyediaan solusi Teknologi Informasi (TI) bagi industri perbankan di Indonesia. Perusahaan baru yang bergerak di bidang TI itu secara resmi hadir di Indonesia untuk memberikan solusi atas kebutuhan infrastruktur TI di tengah prospek industri yang cukup menjanjikan.
Presiden Direktur Hana I&S Co. yang merupakan pemegang saham terbesar Next INS Sung Ho Park menjelaskan keputusan perseroan untuk memasuki industri TI Indonesia didasari oleh keyakinan terhadap potensi pasar yang dimiliki negeri ini. Next INS memiliki teknologi dengan standardisasi global yang dapat mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama dalam industri TI Indonesia.
"Sebagai pemegang saham, Hana I&S memiliki komitmen kuat untuk mendukung Next INS Indonesia. Hana I&S adalah salah satu penyedia solusi IT terbesar di Korea yang fokus pada industri keuangan, dan merupakan bagian dari Hana Financial Group yang merupakan perusahaan keuangan induk terbesar di Korea Selatan," ujarnya di Jakarta, Senin (17/4).
Direktur PT Next INS Indonesia, Lee Byungyong mengatakan pihaknya berupaya untuk menjadi perusahaan terdepan di Indonesia khususnya di sektor TI keuangan dan menyokong bisnis lokal dengan menggunakan teknologi FinTech.
"Selain itu, sejalan dengan konvergensi TI yang berkompromi dengan pengembangan FinTech serta melalui kemitraan aktif, kami berencana untuk menjalankan bisnis kami dengan visi jangka menengah dan jangka panjang sebagai perusahaan platform gaya hidup yang menyediakan pengalaman-pengalaman dan jasa baru pada konsumen Indonesia," kata Byungyong.
Baca juga:
Sowan ke Dahlan Iskan, Yenny kenang usaha memperjuangkan Bank NU
Bank tak ingin sembarang buka data transaksi nasabah
Tahun ini, BNI target DPK tumbuh 18 persen
BNI salurkan kredit Rp 396,5 triliun sepanjang kuartal I-2017
Kuartal I-2017, BNI raup laba Rp 3,23 triliun
Genjot industri properti RI, BTN siap beri penghargaan pengembang
Raup dana murah Rp 72 T, BTN klaim tumbuh di atas rata-rata industri