Negara G20 Sepakati Prinsip Investasi Infrastruktur Berkualitas
Identifikasi tersebut akan memudahkan lembaga keuangan global dalam memilih jenis pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Sehingga negara-negara mulai fokus untuk membangun infrastruktur yang berkualitas.
Pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara anggota G20 menyepakati adanya prinsip-prinsip investasi infrastruktur yang berkualitas.
"Disepakati juga G20 mendorong prinsip-prinsip investasi infrastruktur yang berkualitas," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Jumat (19/2).
Identifikasi tersebut akan memudahkan lembaga keuangan global dalam memilih jenis pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Sehingga negara-negara mulai fokus untuk membangun infrastruktur yang berkualitas.
"Ini tentu akan menolong banyak negara dalam memilih dan mendanai (infrastruktur) agar punya kualitas yang baik sehingga berkelanjutan," kata dia.
Dalam pertemuan yang sama, forum tingkat kementerian/lembaga ini membahas kerja sama antar negara berupa pembentukan badan financial action task force (FATF). Lembaga tingkat global ini memiliki tujuan utama yakni menghindari tindak pidana pencucian uang, pengumpulan dana untuk aksi terorisme dan monopoli keuangan global.
"Ini harus bisa menciptakan kepercayaan agar dana tidak digunakan untuk tiga hal tersebut," kata dia.
Untuk itu FATF akan menerbitkan pedoman aset virtual dengan pendekatan berbasis risiko. Sehingga hal-hal yang mencakup kripto currency bisa lebih terlindungi dari 3 aktivitas terlarang tadi.
"FATF akan menerbitkan guidance yang diperbaharui mengenai risk base approach," kata dia mengakhiri.
Baca juga:
Singgung Ketegangan Geopolitik, Komunike FMCBG G20 Berjalan Sengit
Forum Finance G20 Sepakat Awasi Perdagangan Aset kripto
Presidensi G20 Cari Solusi untuk 3 Negara Miskin Terlilit Utang
Anggota G20 Bahas Rencana Kenaikan Suku Bunga The Fed
Anggota G20 Sepakat Pungut Pajak Digital Lintas Negara
Presidensi G20 Indonesia Gelar 184 Pertemuan di 25 Kota
Raup USD 482 M, Obligasi Hijau Cetak Sejarah di 2021