Mulai tahun depan, APBN hanya untuk program prioritas
Kapasitas anggaran yang bukan prioritas bakal dialihkan pada tahun-tahun berikutnya.
Kementerian PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bakal melakukan penyesuaian Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2017. Nantinya, program prioritas serta kementerian bakal disorot sesuai dengan manfaatnya.
Kepala Bappenas Sofyan Djalil menjelaskan pada tahun depan, anggaran bakal difokuskan untuk program-program prioritas. Dengan begitu, kapasitas anggaran yang bukan prioritas bakal dialihkan pada tahun-tahun berikutnya.
"APBN mungkin akan ada penyesuaian, oleh sebab itu kalo penyesuaian tentu akan efek, jadi dana kementerian akan berkurang. Nanti akan kita lihat dulu. Tentu program-program yang sangat penting tentu akan diamankan. Pak Presiden misalnya, money tak lagi follow function tapi follow program. nah program ini kita kan lihat, program yang paling prioritas itu juga akan dijamin. Tapi yang kurang prioritas kita simpan untuk tahun berikutnya," ujar Sofyan di kantornya, Jakarta, Selasa (29/2).
Sofyan mengaku selama ini penyerapan anggaran belum sesuai sasaran. Dia mencontohkan pada program-program pengembangan di Papua yang tak sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya.
"Yang penting adalah uang itu membawa manfaat yang sebesar-besarnya. Oleh sebab itu, mulai 2017 semua proyek yang diusulkan terjawab pertanyaannya apa perlu? kenapa perlu? kapan perlu? berapa perlu. Karena kalau uangnya besar habis juga, uang kecil cukup juga, yang penting bagaimana kita jaga kualitas yang baik," pungkasnya.
Baca juga:
Genjot kualitas hidup rakyat, Bappenas terima hibah Rp 300 miliar
Kepala Bappenas harap sensus ekonomi bisa permudah penyaluran KUR
Banyak kelompok 'colong' untung dari proyek pemerintah
Penundaan pengampunan pajak tak pengaruhi program pemerintah
Bappenas dorong Pemda tingkatkan ekspor non migas
Pungutan liar di daerah sulitkan ekonomi dan pengusaha