Mulai rendang hingga gado-gado dipamerkan di Maroko
KBRI Maroko menyelenggarakan Festival Makanan Indonesia selama Mei 2016.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rabat, Maroko bekerja sama dengan Restoran Naga, salah satu restoran yang menyajikan kuliner Asia di Maroko menyelenggarakan Festival Makanan Indonesia selama Mei 2016.
Pelaksana Fungsi Politik, Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Rabat, Ramzy Kasrim mengatakan, Restoran Naga merupakan salah satu restoran yang menyajikan kuliner Asia dan sering dikunjungi oleh warga setempat.
Seperti ditulis Antara London, pada pembukaan acara promosi kuliner Indonesia juga digelar pertunjukan seni tari topeng bujuh dan tari legong, yang menarik perhatian undangan yang terdiri dari masyarakat Maroko, komunitas diplomatik, komunitas asing, para pejabat, dan undangan lainnya yang memenuhi tenda sebelum memasuki restoran dan mencicipi berbagai hidangan Indonesia.
Dalam sambutannya, Dubes RI untuk Kerajaan Maroko merangkap Republik Islam, Mauritania Syarief Syamsuri mengatakan, festival tersebut merupakan bentuk promosi Indonesia kepada masyarakat Maroko yang selama ini merupakan salah satu prioritas kerja KBRI.
Selama berlangsungnya festival, Restoran Naga menyajikan menu rendang, sate ayam, sate lilit, gado-gado dan berbagai makanan Indonesia lainnya.
Dalam rangka menjamin keaslian cita rasa makanan tersebut, chef Naga mengikuti latihan yang diadakan chef Wisma Dubes Indonesia di Rabat, Etty Sofiani.
Baca juga:
Fakta-fakta garbarata RI dilecehkan Arab Saudi tapi dicintai Jepang
Produk mebel Made in Indonesia diburu pengusaha Aljazair
2017, Kalla Bukaka rencana jual garbarata ke Australia
Cerita Arab Saudi remehkan produk garbarata karya anak bangsa
Intip pembuatan garbarata karya anak bangsa di Cileungsi
Jepang sudah impor garbarata karya anak bangsa sejak 1991
Menperin: Indonesia ekspor garbarata ke 13 negara