LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mobil listrik diarahkan ke energi terbarukan, tak pakai setrum PLN

DEN mengatakan, mobil listrik nanti akan mendorong pertumbuhan ekonomi. mobil listrik bisa menjadi potensi peningkatan Energi Baru Terbarukan (EBT) apabila berasal dari EBT. Jika listriknya dari PLTU dan PLTG, harus ada percepatan penguasaan teknologi di sektor baterai dan solar cell.

2017-08-04 15:39:35
Dewan Energi Nasional
Advertisement

Pemerintah mendorong penggunaan mobil listrik di Indonesia agar ramah terhadap lingkungan. Saat ini, Pemerintah telah mempersiapkan regulasinya untuk penggunaan mobil tersebut.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Rinaldy Dalimi mengatakan, mobil listrik nanti akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini harus diinisiasi oleh Pemerintah seperti negara Prancis.

"Misalnya Prancis, 2040 tidak ada lagi mobil combation engine semuanya mobil listrik. UK juga begitu, India jadi sudah mulai. Kita sekarang sedang disusun Perpresnya supaya penggunaaan mobil listrik ini bisa dipercepat," ujar Rinaldy, saat memaparkan hasil sidang anggota ke-22 DEN, di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jumat (4/8).

Lanjutnya, mobil listrik bisa menjadi potensi peningkatan Energi Baru Terbarukan (EBT) apabila berasal dari EBT. Jika listriknya dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG ), harus ada percepatan penguasaan teknologi di sektor baterai dan solar cell.

"Kalau di Eropa tempat parkir di solar cell di atasnya lalu mobil parkir. Nah itu mobil yang mendukung EBT tapi kalau mobil menggunakan listrik dari PLN itu tidak mendukung EBT. Kita arahkan sekarang penggunaan mobil listrik di Indonesia mengarah kepada peningkatan penggunaan EBT," jelasnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Abadi Poernomo menjelaskan pemerintah harus memberikan insentif untuk mendorong pengembangan mobil listrik. Sehingga, mobil listrik itu sama dengan mobil berbahan bakar minyak.

"Dengan demikian kalau harga mobil listrik sama dengan mobil biasa maka mereka akan memilih listrik, tidak ada suaranya. Yang menjadi permasalahan apakah infrastrukturnya siap? Itu biasanya kalau ada demand, ada market, nah itulah yang sedang ditumbuhkan. Sekarang sedang dirancang regulasinya sehingga mobil listrik bisa seharga mobil berbahan bakar minyak," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
ESDM mulai susun Perpres percepatan pengembangan mobil listrik
Sinyal pemerintah Jokowi serius kembangkan mobil listrik nasional
Ini langkah Kementerian ESDM dukung proyek mobil listrik nasional
Kadin klaim harga mobil listrik lebih murah dari konvensional
Arcandra sebut mobil listrik mampu kurangi emisi gas rumah kaca
Wapres JK sebut panas bumi kunci kesuksesan rencana mobil listrik RI
Pemerintah targetkan mobil listrik siap produksi di 2020

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.