Minggu, pemerintah mulai lakukan operasi pasar tekan harga Ramadan
Pemerintah berjanji operasi pasar akan terus dilakukan seusai Ramadan.
Menteri Pertanian bersama dengan Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), beserta asosiasi pedagang lainnya mengadakan rapat koordinasi guna mencari solusi dari berbagai permasalahan pangan di Indonesia.
Dari rapat ini diputuskan pemerintah akan melakukan operasi pasar yang didukung oleh produsen ayam, produsen minyak goreng, dan juga produsen daging sapi guna menekan harga pangan yang masih tinggi.
"Minyak goreng turun 5,5 persen dan itu sembako harga juga sama. Kita tekan harga sebagaimana perintah presiden. Dari feedloter ke pasar kecil ke koperasi dan harga terjangkau," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Kantornya, Jakarta, Jumat (10/6).
Menteri Amran menambahkan, nantinya operasi pasar ini akan mulai dilakukan pada hari Minggu (12/6) nanti di dua pasar besar di Jakarta, yakni Pasar Cipete dan Pasar Minggu. Nantinya, operasi pasar ini tidak hanya dilakukan di bulan Ramadan, namun juga di hari-hari biasa.
Selain itu, pemerintah juga memutuskan untuk menambah impor daging sapi, agar pasokan bertambah dan harga bisa ditekan hingga Rp 80.000. "Impor ditambah lagi kalau harga masih bertengger di atas Rp 100 ribu," imbuhnya.
Baca juga:
Pasar murah ditambah di 127 titik selama 3 hari
PD Pasar Jaya pasar murah di Kramat Jati hingga 17 Juli
Antisipasi permainan harga, Gubernur NTT sidak pasar
Fahri Hamzah sebut operasi pasar bukan solusi turunkan harga pangan
Keuntungan menurun, para pedagang tak setuju adanya operasi pasar
Ini kendala Ahok sehingga tak bisa operasi pasar tiap hari
Pimpinan DPR sidak harga pangan di pasar tradisional Bekasi