Minggu depan, kereta tanpa awak beroperasi di terminal 2 dan 3
Minggu depan, kereta tanpa awak beroperasi di terminal 2 dan 3. Uji coba skytrain lebih lambat dari jadwal semula di Juni. Hal itu dikarenakan proses pengenalan (familiarisasi) yang merupakan standard operasional (SOP) memakan waktu agak lama. Ituk berharap skytrain sudah bisa beroperasi penuh akhir tahun nanti.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan kereta tanpa awak (skytrain) di Bandara Soekarno-Hatta akan diuji coba minggu depan. Pada awal beroperasi, kereta akan melayani mobilitas penumpang antar terminal dua dan tiga.
"Kita minggu depan ini akan uji coba pengoperasian," kata Awaluddin, di Kantornya, Tangerang, Jumat (11/8).
Di tempat yang sama, Direktur Pelayanan dan Fasilitas Bandara AP II, Ituk Herarindri mengungkapkan bahwa uji coba skytrain lebih lambat dari jadwal semula di Juni. Hal itu dikarenakan proses pengenalan (familiarisasi) yang merupakan standard operasional (SOP) memakan waktu agak lama.
"Itu kan proyek itu pertama kali jadi kita harus benar-benar perfect kemudian harus diuji coba secara teknis, ada familiarisasi, karena ini (Skytrain) pertama kali di Indonesia," kata Ituk.
Sebelum dikenalkan kepada masyarakat umum (penumpang), skytrain disosialisasikan terlebih dahulu kepada seluruh karyawan dan stakeholder. Ituk berharap skytrain sudah bisa beroperasi penuh akhir tahun nanti.
"Oktober ini mudah-mudahan bisa dioperasikan yang dari terminal 3 ke terminal 2, akhir tahun sudah selesai (seluruh rute)," pungkasnya.
Baca juga:
Bos AP II: Pembangunan runway 3 Bandara Cengkareng terkendala lahan
Strategi AP II siapkan Bandara Cengkareng jadi smart airport
Besok, China Airlines pindah operasional ke Terminal 3
26 UKM binaan Bandara Soekarno-Hatta dapat bantuan Rp 675 juta
Cara AP II dukung pengalihan jemaah haji dari Halim Perdanakusuma
Bandara Cengkareng gunakan pintu otomatis dengan scan boarding pass
Mesin bor hantam pipa, air menyembur di Bandara Soekarno Hatta