LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Merpati Airlines Dapat Suntikan Dana Rp 6,4 triliun

Intra Asia Corpora menyatakan kesiapannya memberikan suntikan dana kepada PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) sebesar Rp 6,4 triliun. Investor dalam negeri ini terafiliasi dengan Asuransi Intra Asia dan PT Cipendawa Tbk yang sempat terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten CPDX.

2018-11-12 12:20:27
Merpati Airlines
Advertisement

Intra Asia Corpora menyatakan kesiapannya memberikan suntikan dana kepada PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) sebesar Rp 6,4 triliun. Investor dalam negeri ini terafiliasi dengan Asuransi Intra Asia dan PT Cipendawa Tbk yang sempat terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten CPDX.

Meski demikian, Presiden Direktur Merpati Nusantara Airlines, Asep Ekanugraha, belum bisa menjelaskan dengan total kewajiban utang Merpati yang mencapai Rp 10 triliun, dan masuknya Intra Asia Corpora, apakah Merpati Airlines tak lagi jadi BUMN. Menurutnya, secara detail karena hal tersebut berkaitan dengan perjanjian kedua perusahaan.

"Hanya saja, pihak investor memang mengucurkan dana dengan soft lender, yang artinya pihak investor akan mendapatkan return dari Merpati setelah maskapai ini mapan mengudara," terang Asep di Jakarta, Senin (12/11).

Advertisement

Asep menambahkan, kucuran dana untuk mengoperasikan Merpati Airlines, disebutkan tidak sepenuhnya berupa dana segar seutuhnya. Selain itu juga tidak akan turun sekaligus.

Namun, akan turun bertahap sesuai kebutuhan operasional dalam jangka dua tahun. Dengan adanya dana tersebut, Merpati Airlines setidaknya bisa kembali memiliki pesawat dan mulai mengurus izin rute terbang dan investasi operasional lainnya.

"Memang, titik krusialnya, yang di putusan pengadilan terkait kasus utang kami yang akan diputuskan pada Rabu 14 November nanti. Ya, tentu saja kami berharap, Merpati diberi kesempatan untuk beroperasi lagi. Jika demikian, maka kami akan tancap gas, melaksanakan langkah strategis operasional, yang telah kami siapkan, " ujar Asep.

Advertisement

Namun demikian, Asep menambahkan, keputusan Merpati Airlines terbang kembali itu, akan sangat tergantung dari proses sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dijadwalkan pada Rabu, 14 November 2018.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
21 November 2018, Batik Air Buka Rute Baru Samarinda-Jakarta PP
Masalah Teknis, Citilink Jakarta-Pekanbaru Kembali ke Bandara Usai Lepas Landas
Pengamat: Tak ada perbedaan faktor keselamatan di penerbangan murah dan premium
Penjualan tiket Lion Air turun tipis sejak kecelakaan pesawat PK-LQP
Kemenhub disarankan tak tutup Lion Air atas insiden jatuhnya pesawat PK-LQP

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.